Buhur Bakaran Pewangi Tradisi Harum Efek Relaksasi

  • 29 Mei 2026 14:56 WIB
  •  Pekanbaru

RRI,CO.ID, Pekanbaru - Buhur bakaran pewangi menjadi salah satu tradisi pengharum ruangan yang masih banyak digunakan masyarakat, terutama di rumah, tempat ibadah, hingga acara adat. Buhur biasanya dibuat dari campuran kayu harum, resin, rempah-rempah, dan minyak aromatik yang dibakar untuk menghasilkan aroma khas yang menenangkan.

Selain memberikan keharuman pada ruangan, buhur juga dipercaya memiliki manfaat untuk membantu relaksasi dan menciptakan suasana nyaman. Aroma yang dihasilkan dari bahan-bahan alami tersebut sering dimanfaatkan sebagai bagian dari terapi relaksasi atau aromaterapi tradisional. Menurut artikel kesehatan dari Alodokter, aroma dari minyak esensial dan bahan aromaterapi dapat membantu menenangkan pikiran, mengurangi stres, memperbaiki suasana hati, hingga membantu kualitas tidur.

Aroma harum dari buhur juga dapat membantu menciptakan suasana rumah yang lebih nyaman dan menenangkan. Beberapa jenis aroma seperti lavender, cendana, dan nilam diketahui mampu memberikan efek rileks pada sistem saraf tubuh.

Selain itu, penggunaan pewangi alami seperti buhur dipercaya dapat membantu mengurangi bau tidak sedap di ruangan. Banyak masyarakat menggunakan buhur saat menerima tamu, acara keluarga, atau ketika ingin menghadirkan suasana tenang di rumah.

Menurut IKEA Indonesia , aroma terapi dapat membantu meredakan kecemasan, meningkatkan kualitas tidur, serta memberikan efek nyaman pada tubuh dan pikiran. Namun, penggunaan buhur bakaran juga perlu dilakukan secara bijak.

Asap yang berlebihan di ruangan tertutup dapat mengganggu pernapasan bagi sebagian orang yang sensitif terhadap asap atau memiliki gangguan pernapasan seperti asma. Karena itu, disarankan menggunakan buhur di ruangan yang memiliki sirkulasi udara baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....