Bappeda Gorontalo dan Akademisi Bahas Pemasaran Berkelanjutan Aspiring Geopark
- 26 Mei 2026 01:32 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, GORONTALO – Upaya memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah kembali ditegaskan melalui kegiatan diseminasi hasil riset tahun 2025 serta Focus Group Discussion (FGD) untuk pengumpulan data riset tahun 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari penelitian jamak tahun (multiyears) yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) tahun anggaran 2025–2026. Penelitian tersebut berfokus pada analisis model sociotechnopreneurship dalam meningkatkan keberlanjutan pemasaran desa wisata yang terintegrasi dengan potensi aspiring geopark di Provinsi Gorontalo.
Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo, Wahyudin Katili, menegaskan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam menghasilkan riset yang berkualitas dan relevan.
”Kolaborasi ini sangat penting, sejalan dengan semangat Kemdiktisaintek berdampak. Kita ingin proses penelitian tidak hanya berhenti di ranah akademik semata, tetapi mampu menghasilkan data yang kuat serta rekomendasi kebijakan yang dapat diimplementasikan secara nyata oleh pemerintah daerah,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan berbagai pemangku kepentingan (stakeholders) dalam FGD ini menjadi langkah strategis untuk memastikan bahwa hasil riset benar-benar mencerminkan kondisi lapangan dan kebutuhan pembangunan daerah.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkaya data dan perspektif guna menjawab arah penelitian tahun 2026. Fokusnya berkaitan dengan pengembangan manajemen pemasaran berkelanjutan berbasis model sociotechnopreneurship yang inovatif dan adaptif terhadap perubahan preferensi wisatawan. Selain itu, riset ini diarahkan pada perumusan model bisnis sociotechnopreneurship demi mendongkrak pemasaran desa wisata yang terintegrasi dengan potensi aspiring geopark Gorontalo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....