Menilik Peluang Bisnis AI lewat Sudut Pandang Awardee LPDP
- 19 Mei 2026 00:05 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat – Tantangan persaingan bisnis berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intellegent (AI) semakin ketat di masa depan. Isu ini memantik rasa penasaran masyarakat luas di era digital.
Seorang pendengar bernama James turut menyoroti fenomena teknologi global tersebut. Ia mempertanyakan prospek inovasi bisnis AI di tengah persaingan pasar internasional. “Bagaimana pandangan mengenai bisnis teknologi dan AI di masa depan?" tanyanya pada Minggu, 17 Mei 2026 dalam program Spada RRI Pro 2 Sungailiat.
Dalam kesempatan itu, dijawab oleh Muhammad Alan Nur selaku Penerima beasiswa LPDP di University of Washington pada dialog tersebut. "Semua orang dari mahasiswa hingga pekerja kini sudah didorong untuk belajar AI," jelas Alan.
Alan menegaskan bahwa penguasaan teknologi tersebut telah menjadi standar wajib perusahaan. Pelamar kerja yang gagap teknologi dipastikan akan tertinggal dari para pesaingnya.
"Kalau melamar kerja di bidang teknologi tidak bisa pakai AI, pasti akan kalah," tegasnya.
Terkait persaingan bisnis, ekosistem industri di Amerika Serikat diakui sudah sangat matang. Banyak investor siap mendanai, namun kompetisinya melibatkan talenta unggulan seluruh dunia.
"Kompetisinya sangat susah karena banyak orang kompeten seluruh dunia datang ke sini," ungkap Alan.
Meski demikian, pemahaman tentang kondisi pasar lokal dinilai menjadi senjata ampuh. Pengetahuan mendalam mengenai karakteristik pasar Indonesia merupakan modal berharga bagi pengusaha.
"Kita tahu konteks market di Indonesia, pengetahuan lokal seperti itu sangat berharga," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....