Hadiri Kegiatan Peningkatan Kompetensi GTP, Ini Penekanan Kakankemenag Kabgor

  • 14 Mei 2026 12:10 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo, Iswad Abdullah Pakaja, menghadiri kegiatan peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan melalui transformasi digital dan internalisasi nilai moderasi beragama yang digelar MTsN 3 Kabupaten Gorontalo di Hotel Aston Manado, Rabu 13 Mei 2026.

Kegiatan tersebut diikuti guru dan tenaga kependidikan dengan fokus pada peningkatan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi digital secara inklusif, toleran, dan bertanggung jawab, serta penguatan tata kelola pendidikan berbasis teknologi informasi di lingkungan madrasah.

Kegiatan dibuka secara daring oleh Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Kaswad Sartono. Turut hadir Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, H. Mahmud Y. Bobihu, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, H. Masjrul Janto Usman, Ketua Pokjawas Madrasah Kemenag Kabupaten Gorontalo, H. Moh. Ismail, serta Kepala MTsN 3 Kabupaten Gorontalo, Hj. Doly Hanani.

Dalam materinya, Kaswad Sartono menekankan pentingnya penerapan indikator moderasi beragama dalam dunia pendidikan, meliputi komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, dan penerimaan terhadap tradisi.

“Kita harus mampu menghadirkan pendidikan madrasah yang moderat, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dan toleransi,” ujar Kaswad.

Kakankemenag Kabupaten Gorontalo, Iswad Abdullah Pakaja, memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia madrasah.

“Transformasi digital menjadi tantangan sekaligus peluang bagi dunia pendidikan. Karena itu, guru dan tenaga kependidikan harus terus meningkatkan kapasitas dan kompetensinya,” ungkap Iswad.

Ia juga menegaskan agar seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh dalam kegiatan tersebut ke lingkungan kerja masing-masing.

“Harapannya, hasil dari kegiatan ini dapat diterapkan dalam proses pembelajaran maupun tata kelola madrasah, sehingga mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan madrasah,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....