Kenapa Kita Harus Ngecas HP sebelum 20%?

  • 27 Apr 2026 20:01 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO,ID, Fakfak - Baterai ponsel menjadi salah satu komponen penting yang menentukan kenyamanan penggunaan sehari-hari. Namun, masih banyak orang yang memiliki kebiasaan menunggu baterai hingga benar-benar hampir habis sebelum mengisi daya. Padahal, kebiasaan itudapat berdampak pada kesehatan baterai dalam jangka panjang.

Pada umumnya, ponsel modern menggunakan baterai lithium-ion. Jenis baterai ini memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan baterai lama. Salah satu hal penting yang perlu diketahui adalah bahwa baterai lithium-ion tidak dirancang untuk sering berada pada kondisi daya yang terlalu rendah.

Mengisi daya sebelum baterai mencapai 20% bertujuan untuk menjaga kestabilan sel baterai. Ketika daya terlalu rendah, baterai bekerja lebih keras untuk mempertahankan sistem tetap menyala. Jika kondisi ini terjadi berulang kali, umur baterai dapat berkurang lebih cepat.

Selain itu, menjaga baterai di kisaran 20% hingga 80% dianggap sebagai kondisi ideal. Dalam rentang ini, tekanan pada sel baterai lebih rendah sehingga performa dan daya tahannya bisa lebih optimal. Inilah alasan mengapa banyak ahli menyarankan untuk tidak membiarkan baterai turun hingga 0%.

Kebiasaan menunggu baterai benar-benar habis juga dapat meningkatkan risiko deep discharge. Kondisi ini terjadi ketika baterai berada pada level sangat rendah dalam waktu tertentu, yang dapat menyebabkan penurunan kapasitas secara permanen.

Mengisi daya sebelum 20% juga membantu menjaga performa ponsel tetap stabil. Saat baterai terlalu rendah, sistem biasanya akan mengurangi kinerja untuk menghemat daya. Hal ini dapat membuat ponsel terasa lebih lambat atau kurang responsif.

Di sisi lain, mengisi daya lebih awal juga memberikan kenyamanan dalam penggunaan. Pengguna tidak perlu khawatir ponsel tiba-tiba mati di saat penting, seperti ketika sedang berkomunikasi atau menggunakan aplikasi tertentu.

Namun, perlu dipahami bahwa bukan berarti baterai tidak boleh turun di bawah 20% sama sekali. Sesekali hal tersebut masih aman, asalkan tidak menjadi kebiasaan yang dilakukan terus-menerus. Yang terpenting adalah menjaga pola pengisian daya yang sehat dan konsisten.

Dengan demikian, mengisi daya ponsel sebelum mencapai 20% merupakan langkah sederhana untuk menjaga kesehatan baterai. Kebiasaan ini dapat membantu memperpanjang عمر baterai, menjaga performa perangkat, serta memastikan ponsel selalu siap digunakan kapan saja.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....