DREAMS Jadi Wadah Kolaborasi Peneliti Indonesia di Skotlandia

  • 22 Apr 2026 17:55 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Skotlandia — Komunitas peneliti Indonesia di Skotlandia terus menunjukkan eksistensinya melalui pembentukan Dundee St Andrews Researchers and Mentors Indonesia (DREAMS). Komunitas ini hadir sebagai wadah bagi para peneliti, khususnya mahasiswa doktoral, untuk saling terhubung dan berkolaborasi dalam pengembangan keilmuan.

DREAMS dibentuk untuk memastikan para peneliti Indonesia yang menempuh studi di Dundee dan St Andrews tidak berjalan sendiri dalam perjalanan riset mereka. Lebih dari sekadar komunitas, DREAMS mengedepankan semangat kolaborasi, dukungan sebaya, serta berbagi pengalaman akademik.

Selain itu, komunitas ini juga diharapkan menjadi jembatan ilmu antara peneliti di luar negeri dengan pelajar di tanah air. Melalui program mentorship, DREAMS merangkul mahasiswa S1 dan S2 yang memiliki minat melanjutkan studi ke luar negeri, khususnya ke Skotlandia.

Pada 21 April 2026, DREAMS menggelar pemilihan pengurus sebagai bagian dari penguatan organisasi. Dalam kegiatan tersebut, Alwahidin terpilih sebagai ketua untuk memimpin jalannya komunitas ke depan.

Alwahidin menyampaikan bahwa tujuan utama dibentuknya DREAMS adalah menjadi wadah sinergi intelektual bagi para peneliti Indonesia, khususnya mahasiswa PhD di Dundee dan St Andrews.

“Tujuannya menjadi wadah researcher atau mahasiswa doktoral di Dundee dan St Andrews untuk bersinergi secara intelektual,” ujarnya, Rabu 22 April 2026.

Selain itu, susunan kepengurusan juga dilengkapi dengan Amsal Irmalis yang dipercaya sebagai divisi media dan publikasi, serta Ade Idra Suhara, dosen IAIN Datuk Laksamana, yang mengemban tugas di divisi kreatif.

Ade Idra Suhara menilai keberadaan DREAMS menjadi langkah penting dalam memperkuat jejaring akademik sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas disiplin ilmu.

“Melalui DREAMS, kami berharap dapat memperkuat jejaring akademik serta mendorong kolaborasi yang berdampak, baik bagi peneliti di luar negeri maupun bagi pengembangan sumber daya manusia di Indonesia,” ungkapnya.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru, DREAMS diharapkan mampu menjadi ruang kolaboratif yang produktif, serta memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kualitas pendidikan Indonesia di tingkat global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....