Mahasiswa KKN Unimal Demonstrasikan Daur Ulang Limbah Plastik
- 15 Feb 2026 12:39 WIB
- Lhokseumawe
RRI.co.id ,Aceh Utara – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Universitas Malikussaleh Kelompok 47 melaksanakan program kegiatan demonstrasi daur ulang limbah plastik menjadi paving block di Desa Meuriah Paloh, Kecamatan Muara Satu, Kabupaten Aceh Utara. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja unggulan yang dipaparkan kepada masyarakat sebagai solusi inovatif terhadap permasalahan sampah plastik di lingkungan desa.
Program demonstrasi tersebut berfokus pada pengolahan limbah plastik melalui proses peleburan yang kemudian dicampur dengan oli bekas serta pasir sebagai bahan pengikat untuk menghasilkan paving block ramah lingkungan. Inovasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah sekaligus memperkenalkan alternatif pemanfaatan limbah plastik yang memiliki nilai guna dan potensi ekonomi.
Koordinator program, Selvy, Minggu 15 Pebruari 2026 menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat demonstratif, tetapi juga edukatif. “Kami ingin menunjukkan bahwa sampah plastik yang selama ini dianggap tidak bernilai sebenarnya dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat. Melalui program ini, kami berharap masyarakat dapat melihat peluang pengelolaan limbah yang lebih produktif dan berkelanjutan,” ujarnya saat kegiatan berlangsung.
Proses demonstrasi diawali dengan pemilahan sampah plastik, dilanjutkan peleburan menggunakan alat sederhana, kemudian dicampurkan dengan oli bekas dan pasir hingga membentuk adonan yang siap dicetak menjadi paving block. Mahasiswa KKN turut menjelaskan setiap tahapan secara rinci agar mudah dipahami serta dapat dipraktikkan secara mandiri oleh masyarakat.
Geuchik Desa Meuriah Paloh, Wahidin, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Ia menilai kegiatan ini relevan dengan kebutuhan desa, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan. “Kami sangat mendukung kegiatan adik-adik mahasiswa KKN ini. Program daur ulang limbah plastik menjadi paving block merupakan inovasi yang bermanfaat dan dapat membantu masyarakat dalam mengurangi sampah plastik di desa,” ungkapnya.

Ia berharap program ini tidak berhenti pada tahap demonstrasi semata, tetapi dapat dikembangkan menjadi kegiatan berkelanjutan yang memberi dampak jangka panjang, baik bagi lingkungan maupun perekonomian warga.
Mahasiswa KKN PPM Universitas Malikussaleh Kelompok 47 menegaskan, program ini merupakan wujud komitmen menghadirkan pengabdian yang tidak hanya seremonial, melainkan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Melalui sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat, inovasi pengelolaan limbah plastik ini diharapkan menjadi langkah awal mewujudkan lingkungan desa yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....