Pasca Rekor Tertinggi, Harga Emas Turun Hari Ini

  • 22 Jan 2026 09:01 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Setelah mencatatkan rangkaian kenaikan yang cukup signifikan selama beberapa hari terakhir, harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) akhirnya mengalami koreksi pada perdagangan Kamis, 22 Januari 2026.

Berdasarkan informasi resmi dari laman Logam Mulia, harga emas hari ini turun sebesar Rp15.000 per gram, sehingga kini berada di posisi Rp2.757.000 per gram. Penurunan ini mengakhiri tren penguatan tajam yang sempat membawa emas ke level tertinggi baru pada hari sebelumnya.

Kondisi perdagangan emas dalam beberapa hari terakhir memang tergolong sangat dinamis. Pada awal pekan, harga emas terus merangkak naik akibat didorong oleh ketidakpastian kondisi ekonomi global dan melemahnya nilai tukar rupiah. Puncaknya terjadi pada Rabu kemarin, di mana harga emas sempat melonjak drastis hingga mencapai rekor tertinggi sepanjang masa. Namun, aksi ambil untung (profit taking) oleh sebagian investor di pasar global disinyalir menjadi penyebab utama harga emas mengalami sedikit pendinginan pada hari ini.

Meskipun terjadi penurunan sebesar Rp15.000, posisi harga emas saat ini dinilai masih berada di level yang sangat tinggi jika dibandingkan dengan rata-rata harga di akhir tahun lalu.

Pelemahan ini dipandang oleh para analis sebagai fluktuasi wajar setelah emas mencapai jenuh beli. Di sisi lain, harga beli kembali atau buyback oleh Antam juga mengalami penyesuaian yang serupa, kini berada di level Rp2.597.000 per gram. Harga buyback ini merupakan patokan bagi masyarakat yang ingin menjual kembali koleksi emas mereka melalui gerai resmi.

Dinamika pasar dalam satu pekan terakhir menunjukkan bahwa emas masih menjadi instrumen favorit di tengah volatilitas pasar keuangan. Walaupun hari ini terjadi penurunan tipis, sentimen jangka panjang terhadap logam mulia diprediksi masih tetap kuat mengingat fungsinya sebagai aset perlindungan nilai (safe haven).

Para pelaku pasar kini tengah mencermati data inflasi global dan kebijakan suku bunga bank sentral yang akan dirilis akhir pekan ini untuk menentukan arah pergerakan emas selanjutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....