Indonesia-Qatar Perkuat Kerja Sama Pertahanan

  • 03 Jun 2026 07:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Indonesia dan Qatar memperkuat kerja sama pertahanan melalui penandatanganan sejumlah kesepakatan strategis. Kerja sama ini dikukuhkan di Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Selasa, 2 Juni 2026.

Salah satu hasil penting dari pertemuan tersebut adalah penandatanganan kerja sama industri pertahanan antara Republikorp dan Barzan Holdings. Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Founder Republikorp, Norman Joesoef, dan Chief Executive Officer Barzan Holdings, Mohamed Alsadah.

Penandatanganan disaksikan langsung oleh Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin dan H.E. Sheikh Saoud Al Thani. Founder Republikorp, Norman Joesoef, mengatakan perjanjian joint venture tersebut menjadi landasan pembentukan Republik Barzan.

“Berdasarkan kerja sama tersebut, perjanjian joint venture ini menjadi landasan pembentukan Republik Barzan. s

Sebuah entitas strategis yang dibentuk untuk mendorong kolaborasi industri pertahanan antara Indonesia dan Qatar,” kata Norman.

Melalui Republik Barzan, kedua perusahaan akan mengembangkan berbagai kapabilitas industri dan produksi strategis di sektor pertahanan. Selain itu senjata ringan, kapal tanpa awak permukaan (unmanned surface vessels), kapal selam mini (midget submarines), serta berbagai teknologi pertahanan canggih lainnya.

“Melalui Republik Barzan, Republikorp dan Barzan Holdings akan mengembangkan kapabilitas industri dan produksi strategis pada sejumlah sektor pertahanan utama. Termasuk senjata ringan, kapal tanpa awak permukaan, kapal selam mini, serta berbagai teknologi pertahanan canggih lainnya,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa kunjungan Menhan Qatar memiliki arti penting bagi penguatan hubungan pertahanan kedua negara. Kerja sama yang dibahas mencakup latihan militer bersama, pendidikan dan pertukaran personel, keamanan siber, hingga pengembangan industri pertahanan.

“Kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Qatar mencakup berbagai bidang, baik yang berkaitan dengan kerja sama militer, latihan, pendidikan, maupun industri pertahanan,” ujar Sjafrie. Sementara itu, Sheikh Saoud Al Thani menyebut terdapat sejumlah bidang kerja sama yang potensial untuk dikembangkan antara Indonesia dan Qatar, khususnya pelatihan militer bersama dan industri pertahanan.

“Kami memiliki berbagai bidang kerja sama yang berbeda, salah satunya di bidang pelatihan dan latihan bersama. Bidang kedua adalah industri pertahanan, di mana kami bekerja sama dengan saudara kami di Indonesia," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....