Presiden Prabowo Tunda Kirim Pasukan ke Gaza, imbas Perang Iran-AS
- 18 Mar 2026 05:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- 1. Indonesia Bergabung di Dewan Perdamaian Gaza (BoP)
- 2. Dewan Perdamaian Gaza dengan insiator Presiden Amerika Serikat Donald Trump
- 3. Indonesia siap mengirim 8.000 prajurit TNI ke Gaza
- 4. Indonesia adalah Wakil Komandan International Stabilization Force (ISF)
RRI.CO.ID, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memutuskan menunda pengiriman 8.000 personel untuk pasukan perdamaian International Stabilization Force (ISF) ke Gaza. Demikian disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, di kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan), Selasa 17 Maret 2026.
"Semuanya di-hold (ditangguhkan),” ujarnya menjawab pertanyaan wartawan. Indonesia sebelumnya menyatakan siap bergabung ke dalam pasukan perdamaian yang merupakan bagian dari Board of Peace (BoP).
Mensesneg mengatakan penundaan pengiriman prajurit TNI itu tidak ditentukan batas waktunya. Menurut dia, keputusan ini dikarenakan eskalasi ketegangan di Timur Tengah imbas perang Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Presiden sebelumnya sempat menyampaikan komitmen untuk mengirim 8.000 prajurit TNI ke Gaza. Hal itu disampaikannya pada pertemuan perdana (Inaugural Meeting) BoP di Washington D.C., AS, 19 Februari 2026.
"Kami menegaskan kembali komitmen untuk berkontribusi melalui pengerahan sejumlah besar pasukan, hingga 8.000 personel atau lebih apabila diperlukan,” ujarnya. “Kami siap mengerahkan pasukan untuk berpartisipasi secara aktif guna memastikan perdamaian dapat terwujud dan berjalan secara efektif.”
Komandan ISF, Mayor Jenderal Jasper Jeffers, saat itu mengumumkan Indonesia sebagai Wakil Komandan ISF. Keberadaan pasukan perdamaian tersebut bertujuan untuk membantu memulihkan keamanan di Gaza.
"Saya ingin mengumumkan bahwa saya telah menawarkan dan Indonesia telah menerima posisi Wakil Komandan untuk ISF,” ujarnya. Menurut Jasper, kehadiran pasukan ini akan membantu menghadirkan keamanan di Gaza demi kemakmuran dan perdamaian yang langgeng.
Indonesia bergabung dalam ISF bersama Maroko, Albania, Kosovo, Kazakhstan, Mesir, dan Yordania. ISF akan fokus untuk menstabilkan keadaan di Gaza hingga terbentuknya pemerintahan sipil di sana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....