PBB: Israel Hambat Hampir Separuh Bantuan Kemanusiaan Gaza

  • 18 Feb 2026 15:04 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Gaza — PBB melaporkan Israel menolak atau menghambat hampir separuh misi bantuan kemanusiaan di Jalur Gaza, meski gencatan senjata telah berlaku. Dari seluruh pergerakan bantuan yang terkoordinasi selama enam hari terakhir, hanya sedikit lebih dari separuh yang berhasil terlaksana sepenuhnya.

Juru bicara PBB, Stephane Dujarric, menyebut hambatan ini sebagai kendala signifikan yang terus dihadapi operasi kemanusiaan. Pengiriman dari Yordania dibatasi pada rute yang memerlukan beberapa titik bongkar-muat ulang, dilansir dari Anadolu, Rabu, 18 Februari 2026.

Sementara itu, pengiriman dari Mesir melalui Kerem Shalom/Karem Abu Salem menghadapi tingkat pengembalian tinggi. Antara 4 hingga 10 Februari, kurang dari 60 persen kiriman dari Mesir berhasil dibongkar di titik penyeberangan tersebut.

Pergerakan bantuan yang membutuhkan koordinasi dengan otoritas Israel juga menghadapi hambatan. Dari hampir 50 pergerakan yang terkoordinasi antara 6 hingga 11 Februari, hanya separuh yang terlaksana sepenuhnya.

Lima pergerakan ditolak sepenuhnya, sebelas disetujui namun mengalami penundaan signifikan, dan dua hanya terlaksana sebagian. Bahkan pada hari terakhir, terjadi dua penolakan tambahan.

Tim PBB di lapangan terus berdiskusi dengan Israel untuk memperjelas kendala dan mencari solusi agar distribusi bantuan lebih cepat. Akses yang lebih luas diperlukan, termasuk untuk pengiriman bahan kebutuhan, perumahan sementara, dan pemulihan sektor swasta.

PBB menekankan, hambatan pergerakan bantuan memperlambat distribusi kebutuhan penting, sementara warga Gaza hidup di kondisi yang sangat sulit. Organisasi internasional ini mendesak Israel untuk memberikan akses lebih luas demi mempercepat operasi kemanusiaan dan membantu pemulihan wilayah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....