Kantor Pusat UNRWA Terbakar Usai Dihancurkan Israel
- 27 Jan 2026 12:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Yerusalem — UNRWA melaporkan bahwa kantor pusatnya di Yerusalem Timur yang sebagian telah dihancurkan mengalami kebakaran, Minggu, 25 Januari 2026. Badan PBB untuk pengungsi Palestina itu tidak memberikan rincian mengenai penyebab kebakaran, dilansir dari Al Arabiya.
Namun, menyatakan insiden tersebut terjadi setelah kompleks tersebut disita, diserbu, dan mulai dibongkar oleh otoritas Israel pekan lalu. UNRWA menyebut kebakaran ini sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk membongkar status pengungsi Palestina.
Dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan mengonfirmasi menerima panggilan darurat di lokasi tersebut pada Minggu dini hari. Petugas berupaya memadamkan api serta mencegah kebakaran meluas tanpa menyebutkan penyebabnya.
Perserikatan Bangsa-Bangsa mengecam tindakan penyitaan dan pembongkaran tersebut. Sementara itu, UNRWA menegaskan bahwa properti mereka tetap dilindungi oleh hak istimewa dan kekebalan PBB.
Juru bicara UNRWA Jonathan Fowler menegaskan bahwa Israel, seperti negara anggota PBB lainnya. Ia mengatakan Israel memiliki kewajiban hukum untuk melindungi dan menghormati fasilitas PBB.
“Seperti negara anggota PBB lainnya di mana pun di dunia, tanpa pengecualian, Israel secara hukum berkewajiban melindungi dan menghormati fasilitas PBB,” kata juru bicara UNRWA Jonathan Fowler.
UNRWA dibentuk setelah pengungsian besar-besaran warga Palestina pada 1948 dan menyediakan layanan pendaftaran pengungsi, kesehatan, serta pendidikan. Badan tersebut menyatakan kompleksnya di Yerusalem Timur telah kosong sejak Januari 2025.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....