Gerakan Nol Sumbatan, Dinas PUPR Kobar Bersihkan Saluran Induk Sungai Buun
- 16 Jul 2026 00:43 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Pangkalan Bun - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kotawaringin Barat melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) terus menggencarkan Gerakan Nol Sumbatan sebagai upaya menjaga kelancaran sistem drainase dan mengantisipasi potensi genangan saat musim hujan. Pada Rabu, 15 Juli 2026, Satgas Sumber Daya Air melaksanakan pemeliharaan saluran induk di kawasan Saluran Sungai Buun sepanjang 16 meter dengan lebar 5 meter.
Kegiatan pemeliharaan dilakukan dengan membersihkan sedimen, lumpur, sampah, dan tumbuhan liar yang berpotensi menghambat aliran air. Langkah ini bertujuan memastikan saluran induk pengendali banjir tetap berfungsi optimal sebagai jalur utama pembuangan air menuju muara.
Kabid SDA PUPR Kobar melalui Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Muhammad Jailani, mengatakan pemeliharaan saluran secara rutin merupakan bagian dari komitmen Dinas PUPR Kobar dalam menjaga kinerja jaringan drainase.
"Gerakan Nol Sumbatan merupakan upaya nyata kami dalam menjaga saluran induk agar selalu berfungsi optimal. Melalui pemeliharaan yang dilakukan secara rutin dan berkala, kami berupaya mencegah terjadinya penyumbatan yang dapat menghambat aliran air dan memicu genangan maupun banjir di kawasan permukiman. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan saluran dengan tidak membuang sampah sembarangan," ujar Muhammad Jailani.
Menurutnya, pemeliharaan saluran secara berkala memiliki peran penting dalam menjaga kapasitas tampung drainase, memperlancar aliran air hujan menuju sungai atau muara, mengurangi sedimentasi, serta meminimalkan risiko banjir dan genangan, khususnya di kawasan perkotaan.
“Selain itu, kegiatan ini juga mendukung upaya memperpanjang usia layanan infrastruktur drainase, menjaga kualitas lingkungan, serta menciptakan kawasan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat,” lanjutnya.
Gerakan Nol Sumbatan, Dinas PUPR Kobar berharap sistem drainase di berbagai wilayah dapat terus berfungsi secara maksimal sehingga mampu melindungi permukiman, fasilitas umum, dan infrastruktur dari dampak genangan air. Keberhasilan program ini juga memerlukan dukungan masyarakat dengan menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah ke saluran air.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....