Wagub Idah Hadiri Sidang Sinode GPIG, Perkuat Kerukunan Umat

  • 16 Jul 2026 05:46 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Kerukunan umat beragama yang selama ini terjalin di Gorontalo merupakan modal sosial yang sangat berharga dan harus terus dijaga bersama di tengah berbagai tantangan zaman.

“Kerukunan yang telah terbangun ini merupakan modal sosial yang sangat berharga. Karena itu, menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga dan merawatnya agar tetap kokoh di tengah derasnya arus globalisasi, perkembangan teknologi informasi, dan berbagai dinamika sosial,” kata Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, Rabu, 15 Juli 2026.

Idah Syahidah mengataka ini saat menghadiri Sidang Sinode XX Gereja Protestan Indonesia di Gorontalo (GPIG) masa periodisasi 2026–2031 yang diselenggarakan di Gedung Misfalah, Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Gorontalo meyakini lembaga keagamaan memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter. Gereja tidak hanya membina kehidupan spiritual umat, tetapi juga menjadi mitra pemerintah dalam pendidikan karakter, memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan kepedulian sosial, serta menanamkan nilai-nilai kejujuran, toleransi, disiplin, dan tanggung jawab kepada generasi muda.

Di tengah berbagai tantangan sosial, seperti penyebaran informasi yang tidak benar, lunturnya nilai moral, meningkatnya individualisme, penyalahgunaan narkoba, serta kekerasan terhadap perempuan dan anak, Wagub berharap GPIG semakin memperkuat perannya sebagai pembina moral masyarakat dan rumah pembentukan karakter generasi muda.

“Saya berharap Sidang Sinode ini menghasilkan keputusan-keputusan yang arif dan visioner, serta melahirkan gagasan yang semakin memperkuat kontribusi gereja dalam meningkatkan kualitas kehidupan umat dan mempererat persaudaraan,” harapnya.

Sidang Sinode yang digelar setiap lima tahun itu menjadi momentum pergantian kepengurusan Badan Pekerja Harian (BPH) Majelis Sinode GPIG sekaligus penyusunan arah pelayanan gereja untuk lima tahun ke depan.

Sidang Sinode XX GPIG turut dihadiri Anggota DPD RI Rahmiyati Yahya, Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, perwakilan Kapolda, mewakili Danrem, Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Ketua Sinode GPIG, Ketua Sinode GPIBT, serta seluruh peserta Sidang Sinode XX GPIG. (mcgorontaloprov/echin)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....