Pemko Lhokseumawe Buka Akses Beasiswa Vokasi China
- 15 Jul 2026 11:53 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Peluang generasi muda Lhokseumawe untuk menempuh pendidikan di luar negeri semakin terbuka. Pemerintah Kota Lhokseumawe tengah menjajaki program beasiswa pendidikan vokasi ke China bagi lulusan SMA dan sederajat.
Program tersebut ditawarkan melalui kerja sama PT Hais Edukasi Indonesia dengan Quanzhou College of Technology, China. Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH, mengikuti langsung pemaparan program secara virtual bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI serta para kepala daerah kabupaten/kota se-Indonesia, Senin ,13 Juli 2026 malam.
“Kami ingin anak-anak Lhokseumawe memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan bersaing di tingkat global. Setiap peluang pendidikan yang mampu meningkatkan kualitas SDM harus dimanfaatkan dengan baik,” ujar Sayuti.
Menurutnya, Pemko Lhokseumawe akan berperan sebagai fasilitator agar informasi program tersebut dapat menjangkau para lulusan SMA dan keluarga mereka. Koordinasi dengan perangkat daerah terkait, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, juga akan dilakukan untuk menyosialisasikan program ke sekolah-sekolah.
Juru Bicara Pemko Lhokseumawe sekaligus Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian, Taruna Putra Satya, mengatakan program tersebut menjadi peluang strategis bagi generasi muda untuk meningkatkan daya saing melalui pendidikan vokasi yang terhubung dengan kebutuhan dunia industri.
Berdasarkan pemaparan penyelenggara, tersedia kuota awal sebanyak 50 peserta. Jika jumlah pendaftar melebihi kuota, penyelenggara akan berkoordinasi dengan pihak perguruan tinggi untuk mengajukan penambahan kuota.
Program ini diperuntukkan bagi lulusan SMA atau sederajat untuk menempuh pendidikan Diploma Tiga (D3) secara tatap muka selama tiga tahun di Quanzhou College of Technology.
Pada tahun pertama, mahasiswa akan menjalani pembelajaran intensif bahasa Mandarin. Tahun kedua diisi dengan pembelajaran bahasa sekaligus penguatan keterampilan sesuai bidang studi. Sementara pada tahun ketiga, mahasiswa akan mengikuti program magang di perusahaan mitra di China dengan uang saku mulai 2.500 Renminbi (RMB) per bulan.
Beasiswa dari pihak perguruan tinggi mencakup biaya kuliah selama tiga tahun. Namun, biaya asrama, makan, transportasi, tiket pesawat, visa, serta kebutuhan hidup dan keperluan pribadi lainnya menjadi tanggung jawab peserta.
Meski demikian, peserta akan mendapatkan pendampingan dan layanan konsultasi dari PT Hais Edukasi Indonesia, mulai dari proses pendaftaran hingga keberangkatan ke China.
“Penguasaan bahasa asing, kompetensi vokasi, serta pengalaman magang internasional akan menjadi bekal penting dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif,” kata Taruna.
Pemko Lhokseumawe berharap peluang tersebut dapat dimanfaatkan oleh lulusan SMA yang memiliki semangat meningkatkan kemampuan dan memperluas pengalaman. Pembukaan akses pendidikan global juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membangun generasi Lhokseumawe yang unggul dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....