Bupati Sinjai Tegaskan MPLS Harus Bebas Perundungan dan Kekerasan

  • 15 Jul 2026 11:37 WIB
  •  Bone

RRI.CO.ID, Sinjai - Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif menegaskan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 harus menjadi ruang yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi peserta didik baru. Seluruh satuan pendidikan diminta meninggalkan praktik perploncoan dan mengedepankan pembentukan karakter sejak hari pertama sekolah.

Penegasan tersebut disampaikan saat membuka MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai secara virtual, Senin 13 Juli 2026. Kegiatan diikuti seluruh satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, dan SMP se-Kabupaten Sinjai.

Bupati Ratnawati mengatakan pelaksanaan MPLS Ramah merupakan implementasi Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 12 Tahun 2026 tentang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. Regulasi tersebut mengamanatkan terciptanya lingkungan belajar yang aman, inklusif, ramah anak, serta bebas dari segala bentuk kekerasan.

Ia mengingatkan seluruh sekolah agar tidak lagi menerapkan praktik yang tidak memiliki nilai edukatif, seperti perploncoan, kekerasan fisik maupun psikis, pungutan liar, hingga penggunaan atribut yang tidak mendukung proses pembelajaran. "MPLS bukan sekadar kegiatan penyambutan peserta didik baru, tetapi menjadi fondasi awal dalam membangun karakter, menanamkan nilai-nilai disiplin, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan," tegas Ratnawati.

"Saya mengajak seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Sinjai untuk melaksanakan MPLS Ramah tanpa perundungan, tanpa kekerasan, dan tanpa praktik yang tidak memiliki nilai edukatif," sambungnya.

Selama lima hari pelaksanaan MPLS, peserta didik akan diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, budaya positif, kurikulum, tata tertib, serta berbagai kegiatan pembentukan karakter. Bupati juga mengajak seluruh peserta didik membiasakan budaya mappatabe' sebagai bagian dari pelestarian nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Sinjai.

Selain menekankan pentingnya lingkungan belajar yang ramah, Pemerintah Kabupaten Sinjai memastikan program bantuan seragam dan perlengkapan sekolah bagi peserta didik baru jenjang SD dan SMP tetap berlanjut. Program tersebut diharapkan dapat mendukung pemerataan akses pendidikan sekaligus meringankan beban orang tua.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai, Irwan Suaib, mengatakan pihaknya akan melakukan pemantauan selama pelaksanaan MPLS di seluruh sekolah. Menurutnya, MPLS harus menjadi pengalaman pertama yang positif bagi peserta didik sehingga mampu menumbuhkan semangat belajar sejak awal memasuki lingkungan sekolah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....