Program RPL Unpatti Perkuat Kualifikasi Guru di Maluku Tenggara
- 14 Jul 2026 18:13 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur – Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara. Salah satunya melalui Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Universitas Pattimura yang memberikan pengakuan akademik atas pengalaman dan kompetensi para guru, Selasa (14/7/2026).
Hal itu disampaikan Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pattimura, Prof. Dr. Karolis Anakottoty, saat Upacara Pengukuhan dan Penggelaran Lulusan Sarjana FKIP Program RPL di Aula Kantor Bupati, Langgur, Kamis (9/7/2026). Program tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas tenaga pendidik di daerah.
"Momentum ini bukan sekadar seremoni akademik, melainkan sebuah tonggak penting dalam perjalanan peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya tenaga pendidik di Kabupaten Maluku Tenggara," kata Karolis.
Karolis menjelaskan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau diselenggarakan sebagai bentuk penghargaan terhadap pengalaman, kompetensi, dan pengabdian guru yang telah bertahun-tahun menjalankan tugas pendidikan. Melalui program tersebut, pengalaman profesional para guru diakui dan dipadukan dengan proses akademik.
"Program Rekognisi Pembelajaran Lampau atau RPL diselenggarakan sebagai bentuk penghargaan terhadap pengalaman, kompetensi, dan pengabdian para guru yang selama bertahun-tahun telah mendedikasikan diri dalam dunia pendidikan," ujarnya.
Karolis mengatakan pengakuan terhadap pengalaman kerja guru merupakan bagian dari upaya memperkuat profesionalisme tenaga pendidik. Dengan demikian, guru tidak hanya memiliki pengalaman mengajar, tetapi juga memperoleh kualifikasi akademik yang lebih tinggi.
Keberhasilan pelaksanaan program RPL tidak terlepas dari kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dan Universitas Pattimura. Kolaborasi tersebut membuka kesempatan yang lebih luas bagi para guru untuk meningkatkan kapasitas diri melalui jalur pendidikan formal.
"Program ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia karena kemajuan suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas pendidiknya," katanya.
Pada kesempatan itu, Karolis juga mengajak para lulusan menjadikan gelar akademik yang diperoleh sebagai motivasi untuk terus mengembangkan diri. Tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang menuntut guru untuk terus berkarya dan berinovasi.
"Jadikan gelar akademik yang saudara-saudara sandang bukan sebagai garis akhir, melainkan sebagai awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus berkarya, berinovasi, dan menginspirasi peserta didik, teman sejawat, serta masyarakat," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....