Tingkatkan Populasi Sapi, Dinas Pertanian Kobar Gelar Program Posyandunak

  • 15 Jul 2026 06:16 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Pangkalan Bun - Dinas Pertanian Kabupaten Kotawaringin Barat melalui Bidang Peternakan menggelar program Pos Pelayanan Terpadu Ternak (Posyandunak) di sejumlah desa sejak tanggal 7 hingga 14 Juli 2026. Kegiatan terpadu ini diinisiasi guna mendongkrak status kesehatan, produktivitas, serta mengoptimalkan keberhasilan reproduksi hewan ternak sapi milik masyarakat.

Salah satu titik fokus pelaksanaan pelayanan kesehatan hewan ini dilangsungkan di Desa Natai Raya pada Rabu, 8 Juli 2026. Agenda jemput bola tersebut berjalan sukses berkat dukungan penuh dari pemerintah desa serta pendampingan aktif para penyuluh pertanian setempat.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kobar, Muhamad Samsudin, menjelaskan bahwa inovasi Posyandunak dirancang untuk mempermudah peternak mendapatkan akses medis tanpa perlu mendatangi kantor dinas. Layanan gratis di lapangan ini mencakup penyuntikan vitamin, pemeriksaan kebuntingan, hingga deteksi gangguan reproduksi sapi secara dini.

"Melalui kegiatan Posyandunak, peternak dapat memperoleh berbagai layanan secara langsung di lapangan, meliputi suntik kesehatan sapi, pemeriksaan kebuntingan, serta pemeriksaan organ reproduksi untuk mengetahui keberadaan folikel dan Corpus Luteum (CL) sebagai dasar penentuan program reproduksi dan Inseminasi Buatan. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Dinas Pertanian dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada peternak sekaligus mendukung peningkatan populasi dan produktivitas ternak di Kabupaten Kotawaringin Barat," ujar Muhamad Samsudin.

Samsudin menambahkan bahwa keberhasilan program berkala ini sangat bergantung pada sinergi yang solid antara tim medis veteriner dan peternak lokal. Kolaborasi aktif di tingkat tapak menjadi kunci utama dalam menghadirkan pelayanan publik yang efisien, cepat, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan peternak.

Manfaat nyata dari program ini turut dirasakan langsung oleh Chudori, salah seorang peternak sapi asal Desa Natai Raya yang merasa sangat terbantu dengan adanya pemeriksaan cuma-cuma ini. Layanan gratis ini memangkas biaya operasional perawatan ternak yang biasanya harus ditanggung secara mandiri oleh masyarakat.

"Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi kami para peternak karena kami bisa memeriksakan kesehatan dan kebuntingan sapi tanpa mengeluarkan biaya. Terima kasih kepada Dinas Pertanian dan kami berharap kegiatan Posyandunak dapat terus dilaksanakan secara rutin," kata Chudori.

Melalui kontinuitas program Posyandunak, Dinas Pertanian Kobar menargetkan peningkatan populasi sapi yang sehat dan bebas dari penyakit menular di Kalimantan Tengah. Langkah taktis ini diharapkan mampu mendukung kemandirian pangan daerah serta memperkuat daya saing sektor peternakan secara jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....