Tumbuhkan Budaya Inovasi, Bapperida Kobar Gelar Grand Final Krenobar 2.0

  • 15 Jul 2026 03:50 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Pangkalan Bun - Badan Perencanaan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Kotawaringin Barat sukses menggelar Grand Final Lomba Kreativitas dan Inovasi Kotawaringin Barat (Krenobar) 2.0, Jumat, 10 Juli 2026. Sebanyak 16 finalis yang terdiri atas 10 perwakilan instansi daerah dan enam inovator kategori masyarakat mempresentasikan gagasan terbaiknya di Aula Kantor Bupati setempat.

Kompetisi yang berlangsung maraton sejak tanggal 7 Juli tersebut menghadirkan sesi wawancara mendalam bersama dewan juri dari unsur akademisi, birokrat, dan tokoh masyarakat. Seluruh karya dinilai secara ketat berdasarkan aspek kualitas, asas kebermanfaatan, hingga potensi keberlanjutan implementasinya di lapangan.

Ketua Dewan Juri, Fauzi, mengapresiasi lonjakan signifikan baik dari segi kuantitas maupun kualitas ide inovatif yang dipamerkan oleh para peserta tahun ini. Ia menilai beberapa terobosan baru yang dipaparkan tidak hanya taktis dalam memecahkan masalah birokrasi, namun juga menyentuh aspek kemanusiaan yang mendalam.

“Saya gembira sekali terlibat dalam penjurian tahun ini. Kualitas dan kuantitas inovasinya meningkat. Pada hari pertama dan kedua ada peserta yang mampu mengharu biru perasaan saya. Semoga tahun depan kegiatan ini terselenggara lebih baik dan mampu menjangkau semua kecamatan, agar setiap kecamatan ada perwakilan peserta,” kata Fauzi.

Anggota dewan juri lainnya, Safwan, menambahkan bahwa keterbatasan anggaran maupun sarana prasarana terbukti tidak menyurutkan semangat juang para inovator lokal untuk melahirkan karya hebat. Realitas di lapangan justru menjadi stimulus bagi para peserta untuk menciptakan solusi alternatif yang kreatif demi membantu masyarakat.

“Ikut terenyuh melihat dan mendengarkan presentasi di balik sebuah inovasi. Keterbatasan sumber daya dan dana ternyata bukan alasan untuk berhenti berkarya, justru menjadi pemicu menghadirkan solusi. Semoga semangat ini menginspirasi banyak orang,” kata Safwan.

Salah satu finalis dari kategori masyarakat perwakilan Tim Inovasi Camulata mengaku mendapat banyak ilmu dan koreksi membangun selama proses penilaian berlangsung. Berbagai rekomendasi dari para ahli dipandang sebagai kompas berharga untuk menyempurnakan sistem aplikasi atau produk inovasi yang mereka rintis.

“Masukan dan arahan dari dewan juri merupakan cahaya baru yang akan menjadi pedoman kami ke depan,” kata perwakilan Tim Camulata.

Kepala Bidang Riset dan Inovasi Bapperida Kobar menyatakan bahwa kesuksesan Krenobar 2.0 menjadi indikator kuat semakin suburnya ekosistem kreatif di tingkat daerah. Pemerintah daerah berkomitmen agar gagasan yang lahir tidak sekadar berakhir sebagai pajangan kompetisi, melainkan dapat diimplementasikan secara nyata guna mendongkrak mutu pelayanan publik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....