Bupati Madina Buka Seleksi Terbuka JPT Pratama untuk Isi 13 Jabatan OPD

  • 07 Jul 2026 08:18 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Mandailinga Natal - Bupati Mandailing Natal (Madina), H. Saipullah Nasution, secara resmi membuka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk mengisi 13 jabatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kegiatan pembukaan berlangsung di Le Polonia Hotel and Convention, Medan, Senin 6 Juli 2026, sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Madina memperkuat birokrasi yang profesional dan berintegritas.

Seleksi terbuka tersebut diikuti para peserta yang akan bersaing mengisi jabatan pimpinan OPD yang masih kosong. Berdasarkan jadwal, peserta akan menjalani tahapan uji kompetensi dan penulisan makalah selama tiga hari, kemudian dilanjutkan dengan psikotes pada Kamis dan Jumat sebagai bagian dari rangkaian proses seleksi.

Dalam sambutannya, Bupati Saipullah Nasution menjelaskan bahwa pelaksanaan seleksi JPT Pratama bertujuan mengisi kekosongan jabatan sekaligus menghadirkan kepemimpinan birokrasi yang profesional, kompeten, berintegritas, dan memiliki komitmen kuat terhadap pelayanan publik serta pembangunan daerah.

"Keberhasilan sebuah pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh kepala daerah, tetapi juga kualitas para pimpinan perangkat daerah yang mampu menerjemahkan visi dan misi ke dalam program kegiatan dan hasil nyata yang dirasakan oleh masyarakat," ujar Saipullah.

Ia mengingatkan seluruh peserta agar tidak memandang seleksi ini hanya sebagai ajang memperoleh jabatan, melainkan kesempatan untuk menunjukkan kompetensi, integritas, rekam jejak, serta gagasan terbaik dalam membangun Kabupaten Mandailing Natal. "Jangan melihat seleksi ini sebagai kompetisi untuk memperoleh jabatan. Jabatan bukanlah sebuah penghargaan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan," tegasnya.

Saipullah juga menekankan bahwa pejabat yang nantinya terpilih harus mampu menjadi pemimpin yang melayani masyarakat, membangun kolaborasi, serta mengambil keputusan secara tepat. Menurutnya, seluruh pimpinan OPD juga harus menjadikan RPJMD Kabupaten Mandailing Natal 2025–2030 sebagai pedoman dalam mewujudkan pembangunan daerah. "Yang kita butuhkan adalah pembantu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, semangat melayani, loyal kepada kepentingan masyarakat, serta mampu bekerja secara sinergis," katanya.

Di akhir sambutannya, Saipullah meminta panitia seleksi melaksanakan seluruh tahapan secara profesional, objektif, independen, dan menjunjung tinggi prinsip keadilan. "Berikan kesempatan yang sama kepada seluruh peserta sehingga hasil seleksi benar-benar menghasilkan pimpinan terbaik yang dibutuhkan daerah," pungkas Saipullah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....