Akses Sulit, TRC BPBD Kobar Seberangi Sungai Padamkan Kebakaran Lahan

  • 06 Jul 2026 05:38 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Pangkalan Bun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) kembali bergerak cepat dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kobar berhasil melakukan lokalisasi dan penanganan darurat terhadap insiden kebakaran lahan gambut di wilayah Rasau Kuning, Kelurahan Mendawai Seberang, Kecamatan Arut Selatan, Jumat, 3 Juli 2026.

Operasi pemadaman ini digelar setelah pos komando menerima laporan mendesak dari warga. Plt Kepala Pelaksana BPBD Kobar melalui Plt Kabid Kedaruratan dan Logistik, Andhan Santana, mengonfirmasi bahwa laporan kebakaran tersebut masuk ke sistem TRC pada pukul 13.53 WIB. Merespons informasi itu, jajaran pimpinan BPBD Kobar langsung menginstruksikan armada pemadam untuk meluncur ke titik koordinat api.

“Koordinasi intensif segera dilakukan dengan pihak MPA Mendawai Seberang dan warga pemilik lahan terdekat. Beberapa warga yang berada di sekitar lokasi telah berinisiatif melakukan pemadaman awal secara manual menggunakan mesin robin sebelum tim gabungan tiba,” ungkap Andhan Santana menjelaskan situasi awal.

Setibanya di lokasi, tim gabungan berhadapan dengan kobaran api yang masih berkobar serta kepulan asap pebal yang menyelimuti area perkebunan. Andhan mengungkapkan, proses penjinakan api menghadapi kendala geografis yang sangat signifikan karena ketiadaan akses jalan darat untuk kendaraan taktis pemadam.

“Jad kawan-kawan harus menggunakan perahu getek dan kemudian melanjutkan perjalanan kaki sekitar 350 meter dari pinggir sungai,” tandasnya mengenai perjuangan personel di lapangan.

Kondisi diperparah karena area yang terbakar merupakan jenis lahan gambut dalam yang ditanami komoditas sawit, serta dipenuhi semak belukar dan serasah daun kering. Hal ini memicu karakteristik kebakaran permukaan sekaligus kebakaran bawah tanah (ground fire). Petugas akhirnya memanfaatkan galian parit di sekitar lokasi sebagai sumber air darurat untuk menyuplai mesin pompa.

“Operasi pemadaman berlangsung hingga pukul 19.15 WIB. Berkat kerja keras tim gabungan dari BPBD, Tagana, MPA Mendawai Seberang, dan warga sekitar, sekitar 1 hektar dari total ±3 hektar lahan yang terbakar berhasil dipadamkan,” terang Andhan.

Kendati api permukaan sudah berhasil diredam, petugas masih mendeteksi beberapa titik asap dari dalam ceruk gambut yang sulit dijangkau. Lokasi tersebut memerlukan pemantauan intensif lanjutan guna mengantisipasi potensi api kembali menyala (re-ignition).

Pihak BPBD Kobar mengimbau keras kepada seluruh lapisan masyarakat untuk melipatgandakan kewaspadaan terhadap potensi karhutla di wilayah masing-masing. Warga juga diminta segera melaporkan setiap indikasi munculnya asap melalui kanal komunikasi resmi, baik nomor kontak darurat maupun media sosial BPBD Kobar agar bisa dievakuasi sejak dini. (BPBD Kobar)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....