Langsa Pukau Rakernas APEKSI lewat Pesona Budaya Pesisir

  • 04 Jul 2026 23:41 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI .CO.ID, Medan – Kota Langsa kembali menorehkan kebanggaan di panggung nasional dengan menampilkan kekayaan budaya pesisir timur Aceh pada Karnaval Budaya yang menjadi bagian dari rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII APEKSI 2026 di Kota Medan, Kamis ,2 Juli 2026 malam.

Ribuan masyarakat yang memadati sepanjang Jalan Pemuda hingga Lapangan Merdeka, kawasan Kesawan, tampak antusias menyaksikan parade budaya dari berbagai kota di Indonesia. Di tengah kemeriahan tersebut, penampilan kontingen Kota Langsa berhasil mencuri perhatian melalui balutan busana adat, atraksi seni, serta keberagaman budaya yang menjadi identitas khas kota berjuluk Kota Jasa dan Kota Pendidikan itu.

Kontingen Kota Langsa dipimpin langsung oleh Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, didampingi Ketua TP PKK Kota Langsa, Ny. Devi Jeffry Sentana. Kehadiran mereka mempertegas komitmen Pemerintah Kota Langsa dalam melestarikan budaya sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat luas.

Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, mengatakan keikutsertaan dalam Karnaval Budaya bukan sekadar menampilkan seni dan tradisi daerah, tetapi juga menjadi media promosi potensi wisata, investasi, ekonomi kreatif, serta kehidupan masyarakat Kota Langsa yang harmonis dalam keberagaman.

"Kota Langsa merupakan miniatur keberagaman di pesisir timur Aceh. Beragam suku, budaya, bahasa, dan tradisi hidup berdampingan secara harmonis. Melalui karnaval ini, kami ingin memperkenalkan Kota Langsa kepada masyarakat Indonesia sebagai daerah yang kaya budaya, ramah, dan memiliki banyak potensi untuk dikunjungi maupun diinvestasikan," ujarnya.

Ia menambahkan, Kota Langsa terus berkembang sebagai pusat jasa, pendidikan, perdagangan, dan pelayanan di wilayah timur Aceh. Karena itu, momentum Rakernas APEKSI menjadi kesempatan strategis untuk memperluas jaringan kerja sama antardaerah sekaligus memperkuat citra Kota Langsa di tingkat nasional.

"Kami berharap semakin banyak wisatawan datang ke Kota Langsa, semakin luas peluang investasi yang masuk, dan semakin tinggi kepercayaan masyarakat terhadap potensi daerah kami sebagai kota yang maju, inklusif, nyaman, dan berdaya saing," tambahnya.

Partisipasi Kota Langsa dalam Karnaval Budaya Rakernas XVIII APEKSI 2026 menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan promosi pembangunan daerah. Keberagaman yang dimiliki bukan hanya menjadi warisan, tetapi juga modal besar untuk mengangkat nama Kota Langsa di tingkat nasional hingga internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....