Pemko Palangka Raya Perkuat Upaya Pengentasan Kemiskinan
- 20 Jun 2026 16:57 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Meski menjadi daerah dengan angka kemiskinan terendah kedua di Kalimantan Tengah setelah Kabupaten Lamandau, Pemerintah Kota Palangka Raya terus melakukan berbagai upaya untuk menekan angka kemiskinan. Penanganan kemiskinan dilakukan melalui sejumlah program pemberdayaan yang melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).
Salah seorang warga Kota Palangka Raya yang tinggal di kawasan bantaran Sungai Kahayan, Suriyadi, mengatakan masih terdapat warga yang hidup di bawah garis kemiskinan di lingkungannya. Warga yang tinggal di Jalan Buluh Merindu III Ujung, RT 04 RW 04, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya itu menyebut sebagian masyarakat bekerja serabutan dan menjadi pemulung untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Menurut Suriyadi, penyaluran bantuan sosial selama ini dilakukan berdasarkan pendataan yang dilakukan oleh ketua RT dan RW setempat. Namun, ia berharap pemerintah dapat melakukan pendampingan lebih intensif melalui survei dan pemantauan langsung ke lapangan.
Ia menilai kunjungan langsung dari pemerintah dapat memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai kondisi masyarakat. Dengan demikian, program bantuan dan pemberdayaan yang diberikan dapat lebih tepat sasaran dan membantu meningkatkan kesejahteraan warga.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya, Riduan, mengatakan salah satu faktor yang menyebabkan masih adanya kemiskinan di Kota Palangka Raya adalah minimnya keterampilan yang dimiliki sebagian masyarakat, khususnya pendatang yang belum memiliki pekerjaan tetap.
Menurut Riduan, Pemerintah Kota Palangka Raya terus berupaya mengatasi persoalan tersebut melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satunya dengan membuka peluang investasi dan mempermudah perizinan usaha agar lebih banyak perusahaan dapat beroperasi di Kota Palangka Raya dan menyerap tenaga kerja.
“Pemerintah Kota melalui program-program yang ada, termasuk Program Pahlawan Ekonomi Palangka Raya, akan memberikan bantuan modal usaha bagi warga yang masuk kategori keluarga miskin pada desil 1 sampai 5. Bagi yang telah memiliki usaha dan tergabung dalam UMKM juga akan mendapatkan tambahan modal untuk mengembangkan usahanya,” ujarnya, Jumat, 19 Juni 2026.
Selain itu, Dinas Sosial juga bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian dalam melaksanakan program pemberdayaan masyarakat. Program tersebut diwujudkan melalui pelatihan keterampilan, bantuan sarana usaha, serta dukungan bahan produksi bagi pelaku UMKM.
Riduan berharap berbagai program tersebut mampu melahirkan UMKM baru dan meningkatkan kapasitas usaha yang sudah berjalan. Dengan meningkatnya pendapatan masyarakat, diharapkan lebih banyak keluarga yang dapat keluar dari garis kemiskinan.
Pemerintah Kota Palangka Raya optimistis angka kemiskinan akan terus menurun seiring dengan penguatan program pemberdayaan ekonomi dan peningkatan keterampilan masyarakat. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan yang lebih merata bagi seluruh warga Kota Palangka Raya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....