Penyusunan Kajian Risiko Bencana Miliki Peran Penting Antisipasi Kebencanaan
- 14 Jun 2026 21:20 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya – Penyusunan Kajian Risiko Bencana (KRB) dan pengukuran Indeks Ketahanan Daerah (IKD) menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pembangunan yang aman, berkelanjutan, dan tangguh terhadap berbagai ancaman bencana di Kota Palangka Raya. Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, saat membuka Kick-Off Meeting Penyusunan KRB dan Pengukuran IKD Kota Palangka Raya Tahun 2026 di Hotel Luwansa Palangka Raya, Kamis, 11 Juni 2026.
Dalam sambutannya, Zaini menegaskan bahwa penyusunan KRB memiliki peran penting sebagai dasar ilmiah sekaligus acuan kebijakan untuk memahami tingkat ancaman, kerentanan, kapasitas, dan risiko bencana yang ada di wilayah Kota Palangka Raya. Melalui kajian tersebut, pemerintah daerah dapat merumuskan langkah-langkah mitigasi yang lebih tepat dan terarah.
Ia menjelaskan, Kota Palangka Raya memiliki karakteristik wilayah yang unik dan kompleks. Selain memiliki potensi sumber daya alam yang besar, kota ini juga menghadapi berbagai ancaman bencana yang dapat memengaruhi kehidupan masyarakat dan pembangunan daerah.
Berbagai ancaman tersebut antara lain banjir, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), cuaca ekstrem, kebakaran permukiman, serta sejumlah risiko nonhidrometeorologi lainnya. Menurut Zaini, kondisi tersebut menuntut adanya perencanaan yang matang dan berbasis data dalam upaya pengurangan risiko bencana.
“Karena itu, penanggulangan bencana tidak lagi dapat dipandang sebagai urusan respons darurat semata. Penanggulangan bencana harus menjadi bagian integral dari perencanaan pembangunan daerah,” ujarnya.
Zaini juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang efektif dan berkelanjutan. Keterlibatan perangkat daerah, dunia usaha, akademisi, media massa, organisasi kemasyarakatan, relawan, hingga masyarakat dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan ketahanan daerah menghadapi berbagai potensi bencana di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....