Harga Cabai Merah di Kobar Tembus 100 Ribu Rupiah per Kilogram
- 09 Jun 2026 01:51 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Pangkalan Bun - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) merilis analisis perkembangan harga barang kebutuhan pokok (bapok) untuk periode 2 hingga 5 Juni 2026.
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa kondisi harga pangan secara umum di Kobar masih relatif terkendali. Sebagian besar komoditas strategis berada pada level stabil, meskipun fluktuasi harga yang cukup mencolok terjadi pada kelompok cabai dan daging sapi.
Kenaikan harga tertinggi melanda komoditas cabai merah besar yang melonjak hingga 25 persen dibanding rata-rata harga pada minggu keempat Mei 2026. Harga bumbu dapur utama ini bergerak naik dari Rp70ribu per kilogram pada awal pekan menjadi Rp100ribu per kilogram di akhir pekan.
Tren kenaikan juga diikuti oleh daging sapi has yang naik 6,67 persen. Sementara itu, harga cabai merah keriting dan cabai rawit hijau masing-masing ikut terkerek naik sebesar 4,35 persen dan 7,14 persen dari periode sebelumnya.
Di sisi lain, angin segar datang dari komoditas cabai rawit merah yang justru mengalami penurunan harga hingga 12,90 persen. Secara harian, harga cabai rawit merah melorot dari Rp100ribu per kilogram menjadi Rp80ribu per kilogram di akhir periode pemantauan.
Untuk komoditas pangan esensial lainnya seperti beras, bawang merah, bawang putih, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, daging ayam ras, hingga telur ayam terpantau kokoh dan stabil tanpa pergeseran harga yang signifikan.
Selain memetakan harga, Disperindagkop UKM Kobar memastikan ketahanan stok pangan per 5 Juni 2026 dalam posisi aman. Persediaan beras di tingkat distributor dan gudang BULOG tercatat mencapai 1.039,23 ton. Disusul pasokan minyak goreng sebanyak 170,34 ton, gula pasir 147,32 ton, tepung terigu 123 ton, dan kacang kedelai 55 ton. Ketersediaan ini dinilai sangat mencukupi untuk memenuhi konsumsi harian masyarakat sekaligus meredam gejolak pasar.
Plt. Kabid Perdagangan Disperindagkop UKM Kobar, Muhammad Suhendra, menegaskan bahwa jajarannya akan terus memperketat pengawasan pasokan di tingkat hulu dan hilir secara berkala.
"Hasil analisa minggu pertama Juni 2026 menunjukkan bahwa kondisi harga barang kebutuhan pokok di Kabupaten Kotawaringin Barat masih relatif stabil. Meskipun terdapat kenaikan pada beberapa jenis cabai dan daging sapi, ketersediaan stok pangan masih dalam kondisi aman.
Ia berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi supaya memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. "Kami akan terus memperkuat koordinasi dengan distributor, pedagang, dan instansi terkait untuk menjaga kelancaran distribusi serta memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi," ujar Muhammad Suhendra.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....