Dinas TPHP Kalteng Meriahkan Sepak Sawut FBIM 2026

  • 23 Mei 2026 23:09 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah turut berpartisipasi dalam pertandingan olahraga tradisional sepak sawut pada rangkaian Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026. Kegiatan berlangsung pada 17–23 Mei 2026 di halaman Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalteng, Jalan Tjilik Riwut Km 5, Palangka Raya.

Pertandingan sepak sawut diikuti 11 organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya lokal sekaligus mempererat kebersamaan antarpeserta.

Sepak sawut merupakan permainan tradisional khas Dayak yang menyerupai sepak bola, namun menggunakan bola api dari kelapa kering yang dibakar. Dahulu permainan ini menjadi bagian dari ritual adat masyarakat Dayak untuk mengusir roh jahat, dan kini berkembang menjadi atraksi budaya dalam berbagai festival daerah.

Kepala Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah, Rendy Lesmana, mengatakan keikutsertaan pihaknya dalam FBIM bukan hanya untuk memeriahkan festival, tetapi juga memperkuat kecintaan terhadap budaya lokal.

“Melalui kegiatan ini diharapkan nilai-nilai budaya, kebersamaan, serta semangat gotong royong masyarakat Kalimantan Tengah dapat terus diwariskan kepada generasi muda. Festival Budaya Isen Mulang juga menjadi wadah strategis dalam mempromosikan kekayaan seni, budaya, dan olahraga tradisional daerah kepada masyarakat luas,” ujarnya, Kamis, 21 Mei 2026.

Tim Dinas TPHP beranggotakan enam pemain utama dan tiga pemain cadangan. Mereka tampil mengenakan seragam biru muda dengan pelindung kaki yang diolesi pasta gigi untuk mengurangi panas saat memainkan bola api.

Pada babak penyisihan pertama, tim Dinas TPHP berhasil mengalahkan tim Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Namun, langkah mereka terhenti di penyisihan kedua setelah kalah dari tim Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan.

Pendamping lapangan tim Dinas TPHP, Goalter Zoko, mengatakan seluruh pemain telah menunjukkan semangat juang dan kekompakan selama pertandingan. “Kebersamaan dan sportivitas yang terbangun di lapangan menjadi nilai penting yang lebih utama dalam mengikuti olahraga tradisional sepak sawut,” katanya.

Suasana pertandingan berlangsung meriah dengan dukungan para suporter dari masing-masing OPD. Melalui kegiatan ini, olahraga tradisional sepak sawut diharapkan terus lestari sebagai bagian dari budaya khas Kalimantan Tengah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....