Pemkab Sinjai Gandeng PT Semen Tonasa Olah Sampah Jadi Energi
- 22 Mei 2026 09:38 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Sinjai - Pemerintah Kabupaten Sinjai resmi menjalin kerja sama dengan PT Semen Tonasa dalam pengelolaan sampah rumah tangga menjadi bahan bakar alternatif melalui teknologi Refuse Derived Fuel (RDF). Kerja sama tersebut menjadi langkah baru Pemkab Sinjai dalam mengatasi persoalan hilirisasi sampah domestik sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Kesepakatan bersama itu ditandai dengan penandatanganan nota kerja sama oleh Bupati Sinjai, Ratnawati Arif bersama Manajer AFR (Alternative Fuel and Raw Material) PT Semen Tonasa, Sukarjono di Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Rabu 20 Mei 2026. Penandatanganan tersebut turut disaksikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Sinjai, Sofwan Sabirin.
Melalui teknologi RDF, sampah rumah tangga yang sebelumnya hanya menumpuk di tempat pembuangan akhir akan diolah menjadi bahan bakar industri. Hasil pengolahan limbah tersebut nantinya dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif untuk mendukung proses produksi semen di PT Semen Tonasa.
Bupati Sinjai, Ratnawati Arif menyambut positif realisasi kerja sama tersebut. Menurutnya, persoalan tata kelola sampah menjadi salah satu perhatian serius pemerintah daerah dalam menjaga kualitas lingkungan sekaligus menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan produktif.
Sementara itu, Manajer AFR PT Semen Tonasa, Sukarjono mengatakan respons cepat Pemerintah Kabupaten Sinjai menjadi modal penting dalam penerapan sistem pengolahan sampah berbasis RDF di daerah. Ia menyebut kerja sama tersebut akan dilanjutkan dalam bentuk kontrak teknis sebagai tahapan implementasi program.
“Alhamdulillah hari ini kami telah melakukan penandatanganan MoU dengan Ibu Bupati terkait pengelolaan sampah melalui teknologi RDF. Ke depan, kerja sama ini akan dilanjutkan dalam bentuk kontrak kerja sama,” ujarnya. Kamis, 21 Mei 2026.
Ia menambahkan, program tersebut diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang dari sisi lingkungan, sosial, maupun ekonomi sirkular. “Kami berharap melalui kerja sama ini nantinya akan muncul manfaat dari sisi ekonomi, sosial, dan lingkungan, sehingga Sinjai menjadi daerah yang lebih bersih dan tertata,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....