Pemprov Babel Klaim Sukses Realisasikan Sektor Ketenagakerjaan
- 19 Mei 2026 18:38 WIB
- Sungailiat
Poin Utama
- Realisasi sektor Ketenagakerjaan
RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) menyatakan sukses merealisasikan berbagai target di sektor ketenagakerjaan sepanjang 2025 dan 2026.
Gubernur Babel Hidayat Arsani mengatakan, penyiapan kompetensi tenaga kerja lokal serta perlindungan hak pekerja merupakan kunci utama dalam menekan angka pengangguran sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah. Visi tersebut direalisasikan oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Bangka Belitung.
Melalui Program Hubungan Industrial, dalam kegiatan Pencegahan Perselisihan Hubungan Industrial, Babel berhasil merumuskan 10 rekomendasi penyelesaian perkara ketenagakerjaan yang berdampak pada kepentingan tingkat provinsi. Langkah preventif yang cepat dan tanggap ini terbukti efektif menjaga dunia usaha tetap kondusif. Sepanjang tahun 2025, pengaduan terkait ketenagakerjaan yang dilaporkan berhasil diselesaikan dengan baik.
“Kesejahteraan pekerja sekaligus keberlangsungan usaha juga dibuktikan melalui penerbitan satu Surat Keputusan (SK) Gubernur tentang Penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP). Kebijakan ini menjadi landasan hukum yang kuat, adil, dan berimbang bagi seluruh pihak di Bangka Belitung,” kata Hidayat dalam keterangannya, Selasa 19 Mei 2026.
Selain itu, aspek penyiapan tenaga kerja lokal dipacu secara intensif melalui Program Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja. Pemprov Babel berhasil mengalokasikan anggaran yang optimal untuk menghasilkan tenaga kerja siap pakai.
Tercatat, program ini sukses melatih pencari kerja, dengan rincian 64 orang melalui pendanaan APBD dan 144 orang melalui pendanaan APBN. Seluruh pelatihan berbasis kompetensi ini dipusatkan langsung di Balai Latihan Kerja (BLK) Disnaker Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk memastikan pemuda lokal memiliki daya saing tinggi di pasar kerja makro.
Sepanjang tahun 2025, tercatat ada 325 perusahaan yang diawasi secara intensif dalam memenuhi norma ketenagakerjaan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 25 perusahaan berhasil didorong hingga mencapai tingkat kepatuhan tertinggi dan menerapkan norma kerja secara penuh sesuai dengan standar perundang-undangan.
Badan Pusat Statistik Provinsi Babel mencatat jumlah angkatan kerja berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) pada Februari 2026 sebanyak 815,95 ribu orang, naik 19,75 ribu orang dibanding Februari 2025. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) naik sebesar 0,67 persen poin dibanding Februari 2025.
Kepala BPS Babel, Sugeng Arianto mengatakan, Penduduk yang bekerja pada Februari 2026 sebanyak 782,11 ribu orang, naik sebanyak 19,13 ribu orang dari Februari 2025. Lapangan usaha yang menyerap pekerja paling besar adalah Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 27,46 persen.
Pada Februari 2026 sebanyak 390,77 ribu orang (49,96 persen) bekerja pada kegiatan formal, naik sebesar 2,51 persen poin dibanding Februari 2025.
“Persentase setengah pengangguran pada Februari 2026 sebesar 5,65 persen, turun sebesar 0,28 persen poin, sementara persentase pekerja paruh waktu pada Februari 2026 sebesar 24,52 persen, naik sebesar 1,19 persen poin dibanding Februari 2025,” ujar Sugeng, dalam siaran statistik.
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2026 sebesar 4,15 persen, turun sebesar 0,02 persen poin dibanding pada Februari 2025.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....