Harga Cabai di Kobar Fluktuatif pada Minggu Kedua Mei 2026
- 24 Mei 2026 00:05 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Pangkalan Bun – Perkembangan harga barang kebutuhan pokok (bapok) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) pada minggu kedua Mei 2026 masih fluktuatif. Berdasarkan pantauan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kobar periode 11–13 Mei 2026, fluktuasi paling tajam terjadi pada kelompok komoditas cabai.
Kenaikan harga tertinggi tercatat pada cabai merah besar yang melonjak hingga 18,28% dari rata-rata pekan lalu, yakni dari Rp62.000 menjadi Rp73.333 per kilogram. Cabai merah keriting dan cabai rawit merah juga merangkak naik masing-masing sebesar 4,76%, diikuti kacang kedelai yang meningkat 3,90%, serta tepung terigu Segitiga Biru yang naik tipis 0,27%.
Sebaliknya, tren penurunan harga dipimpin oleh cabai rawit hijau yang merosot signifikan sebesar 13,33%. Disusul oleh bawang putih yang turun 2,44% dan daging ayam ras (broiler) yang terkoreksi tipis 0,67% dibanding rata-rata harga pada minggu pertama Mei.
Kepala Disperindagkop UKM Kobar melalui Plt. Kabid Perdagangan, Muhammad Suhendra, mengungkapkan bahwa pergerakan harga komoditas hortikultura ini dipicu oleh dinamisnya pasokan di tingkat distributor dan pedagang pasar.
“Cabai merah besar dan cabai merah keriting memang mengalami penurunan pada akhir minggu, namun secara rata-rata mingguan masih lebih tinggi dibanding minggu sebelumnya,” ujar Suhendra dalam laporan analisis perkembangan harga bapok siber tertanggal 13 Mei 2026.
Secara rinci, harga cabai merah besar dan cabai merah keriting terpantau melandai dari Rp80 ribu per kilogram di awal pekan menjadi Rp70 ribu per kilogram pada akhir pemantauan. Penurunan serupa dialami cabai rawit hijau yang merosot dari Rp100 ribu menjadi Rp80 ribu per kilogram.
"Untuk bawang merah dan bawang putih relatif stabil selama periode pemantauan," tambah Suhendra, sembari mencatat bahwa cabai rawit merah justru bergerak naik dari Rp70.000 ke Rp80.000 per kilogram.
Meskipun terjadi fluktuasi harga pada bumbu dapur, Disperindagkop UKM Kobar memastikan stok pangan utama di tingkat distributor Bumi Marunting Batu Aji masih sangat aman. Total persediaan beras saat ini mencapai 404,50 ton, gula pasir 285,47 ton, minyak goreng 63,76 ton, tepung terigu 17,40 ton, dan kacang kedelai 40 ton.
Pemerintah daerah menegaskan akan terus mengawal rantai distribusi dan melakukan pengawasan berkala guna mengantisipasi lonjakan harga yang dapat membebani daya beli masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....