Bupati Aceh Besar Ajak Guru Program Beut Kitab Bak Sikula Serius Ikuti Bimtek
- 30 Apr 2026 22:48 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Kota Jantho — Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menggelar bimbingan teknis (bimtek) bagi ratusan guru program Beut Kitab Bak Sikula sebagai upaya memperkuat pendidikan berbasis nilai keislaman di sekolah. Kegiatan berlangsung di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Aceh Besar, Kota Jantho, Kamis 30 April 2026.
Bimtek tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pengajaran kitab di jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP), sekaligus menyamakan persepsi para pengajar agar materi dapat disampaikan secara efektif kepada siswa.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar, Rahmawati, S.Pd., M.Si., mengatakan kegiatan ini berlangsung selama dua hari dengan menghadirkan ulama dayah sebagai narasumber utama. Selain itu, materi pendukung juga disampaikan oleh pihak dinas guna memastikan integrasi dengan sistem pembelajaran di sekolah.
“Peserta akan mendapatkan materi substansi pengajaran kitab dari ulama dayah, serta penguatan metode dan pendekatan pembelajaran dari dinas,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, yang akrab disapa Syech Muharram, menegaskan bahwa program tersebut dirancang melalui proses seleksi guru secara ketat untuk menjamin kualitas pengajaran.
“Seleksi dilakukan agar guru yang terlibat benar-benar memiliki kemampuan, karena mereka akan mendidik generasi ke depan,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya keikhlasan dalam mengajar, serta mendorong para guru untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan konsistensi.
Menurutnya, program Beut Kitab Bak Sikula menyasar sekitar 29 ribu siswa di Aceh Besar. Program ini dinilai penting, mengingat tidak semua anak memiliki kesempatan belajar agama di luar sekolah.
“Program ini hadir untuk memberikan dasar-dasar keislaman kepada siswa, bukan menggantikan peran dayah, tetapi sebagai penguatan sejak dini,” ujarnya.
Ia menambahkan, materi yang diajarkan mencakup pemahaman fardhu ain, seperti tata cara bersuci, berwudhu, hingga pelaksanaan ibadah yang benar.
Lebih lanjut, Syech Muharram menilai Aceh memiliki peluang besar dalam memperkuat pendidikan berbasis syariat Islam melalui dukungan berbagai lembaga terkait.
Melalui kegiatan bimtek ini, pemerintah daerah berharap tercipta keseragaman dalam metode, materi, dan komunikasi pembelajaran, sehingga program dapat berjalan efektif meski dengan waktu belajar yang terbatas. Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan serius guna mewujudkan generasi Aceh Besar yang berilmu dan berakhlak.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, staf ahli bupati, asisten Sekda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....