Kobar Jadi Kabupaten Pertama di Kalteng Terapkan Transaksi Non-Tunai hingga Desa
- 27 Apr 2026 03:43 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) resmi meluncurkan implementasi Transaksi Non-Tunai untuk seluruh pemerintah desa se-Kabupaten Kobar. Peluncuran yang dipusatkan di Aula Antakusuma Pangkalan Bun, Sabtu, 25 April 2026, mengukuhkan Kobar sebagai kabupaten pertama di Kalimantan Tengah yang menerapkan sistem digitalisasi keuangan hingga tingkat desa.
Langkah inovatif ini telah mendapatkan persetujuan resmi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Program ini merupakan hasil sinergi strategis antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kobar bersama PT Bank Kalteng Cabang Pangkalan Bun guna mendorong tata kelola keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan modern.
Bupati Kobar, Nurhidayah, dalam sambutannya menegaskan bahwa penerapan transaksi non-tunai adalah instrumen kunci dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas dari penyimpangan anggaran.
"Langkah ini adalah bagian dari visi besar kita untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan modern hingga ke tingkat desa," Nurhidayah menegaskan.
Selain aspek transparansi, Pemkab Kobar menjadi satu-satunya daerah di Kalimantan Tengah yang telah mengantongi verifikasi persetujuan Kemendagri untuk sistem ini. Implementasi non-tunai diharapkan mampu memberikan perlindungan bagi aparatur desa dengan meminimalisir risiko kesalahan administratif, sehingga mereka dapat lebih fokus pada pembangunan desa.
Kepala DPMD Kobar, Aida Lailawati, memastikan seluruh kesiapan teknis telah dimatangkan. Pihaknya terus melakukan pendampingan agar bendahara desa dapat beradaptasi dengan cepat terhadap sistem digital tersebut.
Dukungan penuh juga disampaikan oleh Pemimpin Bank Kalteng Cabang Pangkalan Bun, Sri Wening. Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan infrastruktur Cash Management System (CMS) yang aman bagi kebutuhan desa.
"Kami menyediakan infrastruktur perbankan yang aman agar transisi dari uang tunai ke sistem transfer ini berjalan lancar. Dukungan penuh kami berikan agar Kobar tetap menjadi contoh terbaik bagi kabupaten lain," ujar Sri Wening.
Acara peluncuran ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, mulai dari Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Ketua DPRD, hingga para kepala perangkat daerah, camat, dan kepala desa se-Kabupaten Kotawaringin Barat. "Semoga momentum ini menjadi lompatan besar bagi percepatan digitalisasi pelayanan publik di Kobar," kata Bupati Kobar, Nurhidayah menutup.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....