Stok Darah Menipis, PMI Bone Bolango Gandeng PKK Gerakkan Donor Massal
- 08 Apr 2026 19:33 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Krisis ketersediaan darah di Kabupaten Bone Bolango mendorong PMI setempat menggagas gerakan donor darah berbasis masyarakat hingga tingkat desa. Ketua PMI Bone Bolango, Ruwaida Ismet Mile, menilai kondisi stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) masih belum mampu memenuhi tingginya permintaan dari masyarakat.
Ia mengungkapkan, kebutuhan darah kerap datang secara mendesak, namun keterbatasan stok membuat upaya pemenuhan sering kali terhambat.
“Permintaan banyak, tapi stok sering kosong. Kadang harus ke kota untuk mencari darah,” ucap Ruwaida Ismet Mile, Rabu 8 April 2026.
Kondisi ini, menurutnya, menjadi peringatan serius bagi PMI untuk segera mencari solusi jangka panjang agar tidak terus bergantung pada pasokan dari luar daerah.
Sebagai langkah strategis, PMI Bone Bolango menggandeng Tim Penggerak PKK untuk memperluas gerakan donor darah melalui jaringan hingga tingkat dasa wisma.
“PMI tidak bisa berjalan sendiri. PKK punya jaringan kuat sampai ke desa. Ini harus kita satukan untuk menjawab kekurangan darah,” kata Ruwaida Ismet Mile.
Melalui kolaborasi ini, PMI akan melakukan edukasi dan sosialisasi secara masif, sekaligus membentuk relawan donor darah aktif dari kalangan masyarakat, khususnya ibu-ibu dan generasi muda.
“Targetnya menciptakan basis pendonor aktif dari masyarakat sendiri agar kebutuhan darah bisa terpenuhi secara berkelanjutan,” tambahnya.
Ruwaida optimistis, jika gerakan ini berjalan konsisten, Bone Bolango dapat mandiri dalam memenuhi kebutuhan darah dan tidak lagi bergantung pada daerah lain.
“Jangan sampai ada nyawa terancam hanya karena darah tidak tersedia. Ini gerakan kemanusiaan yang harus kita menangkan bersama,” kata Ruwaida.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....