Tradisi Pukana Larike Jadi Simbol Kuat Persaudaraan Maluku
- 30 Mar 2026 09:50 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Malteng- Tradisi boleh diwariskan oleh leluhur, tetapi persaudaraan harus terus dirawat oleh generasi yang hidup hari ini." Pesan menyentuh ini disampaikan Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, saat menghadiri perayaan 7 Syawal "Pukana" 1447 H di Negeri Larike, Jumat, 27 Maret 2026.
Acara yang dipusatkan di depan Masjid At-Taqwa Negeri Larike/Letehina ini berlangsung khidmat sekaligus meriah.
Tidak hanya warga lokal, tokoh penting seperti istri Wakil Gubernur Maluku, Rohani Vanath, bersama jajaran DPRD dan pimpinan OPD Maluku Tengah turut hadir menyaksikan warisan budaya luhur tersebut.
Bagi masyarakat Negeri Larike, Pukana atau "Hari Raya Kecil" adalah identitas. Namun bagi Bupati Zulkarnain, Pukana memiliki makna yang lebih dalam sebagai jembatan hati yang menyatukan masyarakat dalam ikatan adat, iman, dan kebersamaan.
"Pukana adalah wujud nyata semangat hidup orang basudara. Ia tidak hanya mengikat warga Larike, tetapi juga memperkuat hubungan dengan negeri-negeri tetangga," ungkap
Atraksi Budaya dan Pendidikan Jati Diri
Kemeriahan acara diwarnai dengan berbagai atraksi luar biasa, mulai dari seni bela diri silat, silat pedang, hingga seni budaya Islam.
Pertunjukan ini bukan sekadar tontonan, melainkan gambaran keberanian dan nilai spiritual yang diwariskan turun-temurun.
Zulkarnain menekankan bahwa tradisi seperti Pukana adalah media pendidikan penting bagi generasi muda. Melalui acara ini, anak cucu diajak mengenal jati diri dan menghormati adat istiadat yang menjadi fondasi karakter mereka.
Dalam sambutannya, Magister Administrasi Publik ini menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah berkomitmen penuh mendukung kegiatan adat.
"Kami meyakini bahwa kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kuatnya identitas budaya dan kokohnya persaudaraan masyarakat," tegasnya.
Menutup arahannya, Bupati berharap semangat Pukana dapat terus dijaga agar Maluku Tengah tumbuh menjadi daerah yang lebih harmonis, berbudaya, dan penuh kedamaian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....