Marak Balap Liar, DPRD Minta Orang Tua Peka
- 04 Mar 2026 17:41 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon meminta para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka, menyusul maraknya aktivitas negatif yang melibatkan kalangan remaja, salah satunya aksi balap liar yang kerap meresahkan masyarakat.
Imbauan tersebut disampaikan Ketua DPRD Kota Ambon, Morits Tamaela sebagai bentuk keprihatinan atas meningkatnya keterlibatan remaja dalam kegiatan yang tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
"Balap liar ini sudah menjadi seperti tradisi dan eskalasinya kerap meningkat di bulan puasa. Nah, saya minta orang tua itu peka. Tingkatkan pengawasan terhadap anak masing-masing. Karena yang balap ini kebanyakan dimonopoli oleh para remaja atau anak muda," kata Morits kepada RRI di ruang kerjanya, Rabu, 4 Maret 2026.
Morits menilai lemahnya pengawasan keluarga menjadi salah satu faktor utama maraknya keterlibatan remaja dalam aksi balap liar. Selain mencari sensasi dan pengakuan dari lingkungan pergaulan, para remaja ini juga dinilai kurang mendapatkan edukasi terkait keselamatan berkendara.
"Sehingga peran orang tua itu sangat penting. Jangan sampai anak keluar rumah hingga larut malam tanpa pengawasan. Ini bukan hanya soal pelanggaran hukum, tapi juga keselamatan jiwa," ujarnya
Selain itu, Morits juga meminta pihak kepolisian Polda Maluku maupun Polres Ambon untuk dapat melakukan tindakan prespektif dalam hal pencegahan aksi balap liar.
"Karena lokasinya kan sudah terdeteksi. Biasanya itu di jalan Pattimura hingga merebak pada beberapa lokus di luar kota. Polisi harus tingkatkan metode operasi misalnya swiping malam atau menempatkan petugas di wilayah yang sering dijadikan balap liar," ucapnya
Politisi NasDem itu bilang, aksi balap liar punya dampak yang sangat besar. Bukan saja soal kebisingan dan menggangu kenyamanan orang, tapi juga dapat menimbulkan gangguan Kamtimbas.
"Kalau dari aksi itu ada yang jatuh dan terjadi keributan, maka ini dapat berefek domino. Kami berharap polisi dapat melihat itu dengan melakukan tindakan pencegahan," kata Morits menutup obrolannya
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....