Muhamad Yamin Rahim Resmi Jabat Sekda Buol Definitif

  • 20 Feb 2026 19:19 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Buol — Bupati Kabupaten Buol, Risharyudi Triwibowo Timumun, didampingi Wakil Bupati Muhammad Nasir Dj Daimaroto serta Kepala BKPSDM Kabupaten Buol, Jumat pagi melantik dan mengambil sumpah Muhammad Yamin Rahim sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kabupaten Buol.

Prosesi pelantikan berlangsung di aula lantai tiga Kantor Bupati Buol. Kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan pemberhentian Muhammad Yamin Rahim dari jabatan sebelumnya sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan SK pengangkatan sebagai Sekda definitif.

Dalam sambutannya, Bupati Risharyudi menekankan pentingnya penegakan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia menyoroti masih adanya ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Buol yang belum disiplin, seperti jarang masuk kantor atau hanya melakukan absensi tanpa melaksanakan tugas secara optimal.

Menurutnya, tantangan ke depan akan semakin berat seiring kebijakan efisiensi anggaran. Pada 2027, alokasi belanja pegawai daerah dibatasi maksimal 30 persen, sementara saat ini belanja pegawai Kabupaten Buol masih berada di kisaran 47 persen. Karena itu, Bupati menegaskan perlunya penerapan sistem reward dan punishment bagi lebih dari 7.600 pegawai baik ASN maupun PPPK penuh waktu dan paruh waktu. “Jangan samakan yang malas dengan yang rajin,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan, apabila masih ditemukan ASN yang tidak disiplin dan atasan langsung tidak mengambil tindakan tegas, maka atasan yang bersangkutan akan turut dikenai sanksi.

Sementara itu, Sekda Muhammad Yamin Rahim menyatakan jabatan yang diembannya merupakan amanah yang akan dijalankan sebaik-baiknya. Terkait disiplin ASN, ia mengungkapkan bahwa saat menjabat sebagai Penjabat Sekda telah dilakukan langkah tegas, termasuk pemberian sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) kepada tiga ASN, sementara sejumlah kasus lainnya masih dalam proses pemeriksaan. Ia berharap ke depan tidak ada lagi pelanggaran disiplin jika seluruh ASN bekerja penuh tanggung jawab dan menaati aturan.

Pada kesempatan yang sama, turut dilakukan pengangkatan jabatan fungsional kepada dr. Alfira sebagai dokter jenjang ahli muda. Acara dihadiri para kepala dinas, badan, serta asisten di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buol dan ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada pejabat yang dilantik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....