Fraksi PDPN Dorong Perencanaan APBD Lebih Awal, Hindari Penumpukan Proyek

  • 15 Jul 2026 17:40 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel – Fraksi Perjuangan Demokrat Pembangunan Nasional (PDPN) DPRK Kabupaten Boven Digoel, menyoroti masih terjadinya penumpukan pelaksanaan kegiatan pada akhir tahun anggaran. Dimana keadaan tersebut dinilai memengaruhi kualitas pembangunan daerah.

Dalam pandangan umum fraksi yang disampaikan Ketua Fraksi PDPN Benyamin Anumbon pada rapat paripurna DPRK, disebutkan realisasi belanja daerah Tahun Anggaran 2025 mencapai sekitar 91,84 persen dari total anggaran yang telah ditetapkan. Meski angka tersebut cukup tinggi, Fraksi PDPN mencatat masih terdapat sisa belanja sekitar 8,16 persen atau lebih dari Rp100 miliar.

Menurut Fraksi PDPN, kondisi tersebut menunjukkan masih adanya kegiatan yang terlambat dilaksanakan. Sehingga sebagian besar pekerjaan menumpuk pada triwulan IV, terutama bulan Oktober hingga Desember.

Penumpukan pekerjaan pada akhir tahun, dinilai berpotensi menurunkan kualitas hasil pembangunan sekaligus mengurangi manfaat yang dirasakan masyarakat. Karena itu, Fraksi PDPN meminta pemerintah daerah, mulai menyusun perencanaan program lebih dini.

“Penumpukan pekerjaan pada akhir tahun, berpotensi menurunkan kualitas hasil pembangunan sekaligus mengurangi manfaat yang dirasakan masyarakat,” ujarnya, Kamis 9 Juli 2026.

Selain itu mempercepat proses pengadaan dan pelaksanaan kegiatan sejak awal tahun anggaran. Dengan demikian, penyerapan anggaran dapat berlangsung lebih merata sepanjang tahun dan kualitas pembangunan dapat ditingkatkan.

Fraksi juga berharap evaluasi terhadap pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, menjadi bahan perbaikan bagi pemerintah daerah. Ini dalam menyusun kebijakan anggaran tahun berikutnya, agar lebih efektif dan tepat sasaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....