Kemenag Papua Ajak Pembinaan Al-Qur'an Berlanjut Pascapenutupan MTQ XXXI
- 19 Jul 2026 14:03 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat pembinaan Al-Qur'an secara berkelanjutan setelah berakhirnya Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Papua di Kabupaten Jayapura.
Ajakan itu disampaikan Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Papua, Gatut Aryoko, mewakili Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, pada malam penutupan MTQ XXXI, Sabtu 18 Juli 2026.
Menurut Gatut, MTQ bukan sekadar ajang kompetisi untuk menentukan juara, tetapi menjadi sarana menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an agar semakin dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
"MTQ bukan sekadar ajang mencari juara. Yang lebih penting adalah bagaimana Al-Qur'an semakin dicintai, dipahami, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu membentuk pribadi yang jujur, amanah, dan berakhlak mulia," ujarnya.
Ia mengajak seluruh pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ), Kantor Kementerian Agama, pondok pesantren, madrasah, rumah tahfiz, Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ), serta masyarakat untuk terus melakukan pembinaan secara berkesinambungan.
Menurutnya, bibit-bibit unggul yang lahir melalui MTQ perlu dipersiapkan secara serius agar mampu bersaing pada ajang MTQ tingkat nasional hingga internasional.
"Saya mengajak seluruh pengurus LPTQ, Kantor Kementerian Agama, pondok pesantren, madrasah, rumah tahfiz, TPQ, dan seluruh elemen masyarakat untuk terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan. Bibit-bibit terbaik yang lahir dari MTQ ini harus terus dipersiapkan agar mampu mengharumkan nama Papua di tingkat nasional bahkan internasional," katanya.
Di akhir sambutannya, Gatut mengajak masyarakat menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup dalam membangun Papua yang religius, damai, cerdas, maju, dan sejahtera.
"Mari kita jadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup dan sumber inspirasi dalam membangun Papua yang religius, damai, cerdas, maju, dan sejahtera. Semoga semangat MTQ tidak berhenti malam ini, tetapi terus hidup dalam keluarga, lembaga pendidikan, dan masyarakat," kata Gatut.(rilis)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....