Wagub Papua: MTQ Bentuk Generasi Qurani Penjaga Persatuan dan Kedamaian

  • 19 Jul 2026 14:22 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Wakil Gubernur Papua, Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen, menegaskan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur'an, tetapi menjadi sarana membentuk generasi Qurani yang berakhlak mulia, menjaga persatuan, serta berkontribusi bagi pembangunan Papua.

Hal tersebut disampaikan Aryoko saat mewakili Gubernur Papua menutup MTQ XXXI Tingkat Provinsi Papua di Halaman Masjid Agung Al-Aqsha Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu 18 Juli 2026.

"Pelaksanaan MTQ merupakan sarana membangun karakter, memperkuat keimanan, menanamkan akhlak mulia, serta membentuk generasi Qurani yang mampu menjadi teladan di tengah kehidupan bermasyarakat," ujarnya.

Menurut Aryoko, pembinaan qari, qariah, hafiz, hafizah, dan seluruh peserta MTQ secara berkelanjutan akan melahirkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki integritas, moral, dan karakter yang kuat. Nilai-nilai tersebut dinilai sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Papua untuk mewujudkan Papua yang cerdas, sejahtera, dan harmonis.

Ia juga mengingatkan para peserta yang berhasil meraih prestasi agar tidak cepat berpuas diri, melainkan terus meningkatkan kemampuan sebagai persiapan menghadapi MTQ tingkat nasional.

Sementara bagi peserta yang belum meraih hasil terbaik, Aryoko meminta agar tetap optimistis dan menjadikan pengalaman mengikuti MTQ sebagai bekal untuk terus belajar.

"Setiap proses adalah bagian dari pembelajaran. Teruslah memperbaiki kemampuan dan mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk kesempatan yang akan datang," ucapnya.

Pada kesempatan itu, Aryoko turut menyampaikan apresiasi kepada LPTQ Provinsi Papua, Kementerian Agama, pemerintah kabupaten dan kota, dewan hakim, aparat keamanan, relawan, serta seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan MTQ XXXI Papua.

"Semoga hasil MTQ ini tidak berhenti pada penetapan para juara semata, tetapi mampu melahirkan generasi Qurani yang menjadi pelopor persatuan, kedamaian, dan pembangunan di Tanah Papua," katanya.

Ia berharap semangat yang dibangun melalui MTQ terus tumbuh di tengah masyarakat sehingga nilai-nilai Al-Qur'an tidak hanya diperlombakan, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari demi mewujudkan Papua yang damai, harmonis, dan berkarakter.(rilis)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....