Kemenag Apresiasi IHYA 2026, Perkuat Ekosistem Industri Halal Nasional

  • 18 Jul 2026 20:31 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Kementerian Agama mengapresiasi Kementerian Perindustrian yang secara konsisten menyelenggarakan Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) sejak 2021 sebagai bentuk penghargaan kepada para pemangku kepentingan yang berkontribusi dalam pengembangan industri halal nasional. Tahun 2026 menjadi penyelenggaraan keenam IHYA yang diharapkan semakin memperkuat kolaborasi dalam membangun ekosistem industri halal di Indonesia.

Dikutip dari laman kemenag.go.id pada Sabtu, 18 Juli 2026, apresiasi tersebut disampaikan Direktur Jaminan Produk Halal Kementerian Agama, M. Fuad Nasar, usai melakukan kunjungan kerja ke Pusat Industri Halal Kementerian Perindustrian di Jakarta. Dalam kunjungan itu, Fuad diterima Kepala Pusat Industri Halal Kementerian Perindustrian, Dewi Setiawati, untuk membahas penguatan sinergi menjelang pelaksanaan IHYA 2026.

Fuad mengatakan Kementerian Agama mengapresiasi Kementerian Perindustrian yang secara rutin menyelenggarakan Indonesia Halal Industry Awards sejak 2021. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk penghargaan kepada para pemangku kepentingan yang berperan dalam menumbuhkan, mengembangkan, dan memberdayakan industri halal nasional.

"Kementerian Agama mengapresiasi Kementerian Perindustrian yang secara rutin sejak 2021 menyelenggarakan Indonesia Halal Industry Awards. Kegiatan ini menjadi bentuk penghargaan bagi para pemangku kepentingan yang berperan dalam menumbuhkan, mengembangkan, dan memberdayakan industri halal nasional," ujar Fuad Nasar.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan IHYA 2026 memiliki nilai strategis karena berlangsung menjelang penerapan Wajib Halal Oktober (WHO) 2026. Menurut Fuad, masih terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi pelaku industri, terutama terkait penggunaan bahan baku impor yang memerlukan kepastian aspek kehalalan.

Fuad berharap penyelenggaraan IHYA yang dirangkaikan dengan Halal Indonesia International Industry Expo (Halal Indo) 2026 dapat menjadi ruang komunikasi antara pelaku usaha, regulator, dan berbagai pemangku kepentingan. Melalui forum tersebut, berbagai kendala menuju implementasi WHO 2026 diharapkan dapat dibahas dan dicarikan solusi bersama.

Pemberlakuan Wajib Halal Oktober 2026 juga sejalan dengan arahan Menteri Agama Nasaruddin Umar yang menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bentuk perlindungan pemerintah terhadap masyarakat sebagai konsumen. Pemerintah menetapkan 17 Oktober 2026 sebagai batas waktu pemberlakuan wajib sertifikasi halal bagi berbagai kelompok produk sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2024.

Penilaian IHYA 2026 dijadwalkan berlangsung mulai akhir Juli hingga akhir Agustus 2026 dengan tujuh kategori penghargaan, mulai dari perusahaan industri halal, kawasan industri, lembaga pemerintah, hingga institusi pendidikan tinggi dan lembaga jasa keuangan. Puncak penghargaan akan digelar pada 24–26 September 2026 dalam rangkaian Halal Indo 2026 di BSD City, Tangerang.

Fuad mengimbau Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), khususnya yang telah memiliki Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) dan Halal Center, untuk berpartisipasi dalam ajang tersebut. Ia mengaku akan merasa bangga apabila ada perguruan tinggi Islam negeri yang berhasil menjadi nominator maupun meraih penghargaan pada kategori institusi pendidikan tinggi.

"Kita pasti gembira dan sekaligus bangga jika ada UIN yang menjadi nominator maupun pemenang penghargaan bergengsi tersebut pada kategori institusi pendidikan tinggi," katanya.

Dalam kesempatan itu, Fuad juga menegaskan bahwa jaminan produk halal tidak hanya berkaitan dengan proses di hilir industri, tetapi juga mencakup pengelolaan aspek hulu sesuai ketentuan yang berlaku. Menurutnya, seluruh rantai produksi harus memenuhi regulasi dan prosedur sehingga implementasi jaminan produk halal dapat berjalan secara menyeluruh.

"Kementerian Agama memandang jaminan produk halal bukan hanya masalah hilir dalam industri, tetapi juga menyangkut masalah hulu yang semuanya perlu ditangani dengan baik sesuai regulasi dan prosedur yang berlaku. Halal life adalah kebaikan untuk semua," kata Fuad mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....