Ketua Majelis Ungkap Kesalahan yang Sering Dilakukan Peserta MKQ
- 16 Jul 2026 21:07 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Ketua Majelis Musabaqah Khattil Al-Qur'an (MKQ) MTQ XXXI Tingkat Provinsi Papua, H. Hamzah, mengatakan masih terdapat sejumlah kesalahan mendasar yang kerap dilakukan peserta saat mengikuti perlombaan kaligrafi Al-Qur'an. Kesalahan tersebut dinilai dapat memengaruhi hasil penilaian, meski karya yang dihasilkan memiliki nilai artistik yang baik.
Dalam rilis Kemenag, Hamzah berujar, kesalahan yang paling banyak ditemukan adalah penambahan atau pengurangan huruf, kesalahan harakat, hingga kurang teliti dalam memeriksa kembali hasil tulisan sebelum waktu perlombaan berakhir.
"Kesalahan-kesalahan teknis yang sering dilakukan peserta itu yang pertama penambahan huruf, kemudian pengurangan huruf, kesalahan baris, kadang-kadang kekurangan tasydid atau harakat. Semua itu sering sekali terjadi," ujarnya.
Ia menjelaskan, kesalahan tersebut umumnya terjadi karena peserta kurang berhati-hati saat membuat karya dan tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan evaluasi akhir.
"Penyebabnya adalah kurang hati-hati di dalam membuat karya dan pada saat selesai kadang-kadang kurang mengevaluasi kembali apa yang telah dilakukan," kata Hamzah.
Selain itu, Hamzah menilai manajemen waktu menjadi salah satu faktor penting yang harus diperhatikan peserta selama perlombaan.
"Kesalahan pokok juga sering terjadi karena manajemen waktu yang kurang baik, sehingga menjelang habis waktu peserta menjadi terburu-buru dan akhirnya tidak sempat lagi mengoreksi kembali hasil pekerjaannya," ucapnya.
Menurut Hamzah, karya kaligrafi terbaik bukan hanya indah dipandang, tetapi juga mampu menyampaikan pesan yang selaras dengan kandungan ayat Al-Qur'an melalui komposisi dan dekorasi yang dibuat.
"Yang membedakan karya khat yang bernilai artistik tinggi dengan yang sekadar indah secara visual adalah setelah ayat-ayat Al-Qur'an yang ditulis itu bisa tergambar di dalam dekorasi atau latar belakang lukisan kaligrafi tersebut. Jadi ada pesan moral dari gambar atau dekorasi yang ditampilkan," kata dia.
Ia berharap para peserta terus meningkatkan ketelitian, kemampuan teknis, serta penguasaan manajemen waktu melalui latihan yang berkesinambungan sehingga kualitas karya kaligrafi Al-Qur'an di Papua semakin meningkat pada penyelenggaraan MTQ mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....