KTIQ MTQ Papua Dorong Generasi Muda Teliti Persoalan Bangsa lewat Al-Qur'an

  • 16 Jul 2026 09:19 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Musabaqah Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an (KTIQ) pada MTQ XXXI Tingkat Provinsi Papua tidak hanya menjadi ajang perlombaan menulis, tetapi juga mendorong generasi muda menjadikan nilai-nilai Al-Qur'an sebagai landasan dalam mengkaji berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Dalam rilis Kemenag, Ketua Majelis KTIQ, Hasrudin Dute, mengatakan tema yang diangkat pada MTQ tahun ini sangat relevan dengan kondisi Papua maupun Indonesia, sehingga peserta dituntut mampu menghadirkan solusi melalui pendekatan ilmiah yang bersumber dari Al-Qur'an.

"Dua tema ini menarik untuk dikaji, yang pertama pelestarian lingkungan dan kedua kerukunan umat beragama. Dua tema ini relevan dengan keadaan di Papua maupun Indonesia," kata Hasrudin.

Menurutnya, tema pelestarian lingkungan mengajak peserta memahami pentingnya menjaga alam sebagai amanah Allah SWT. Nilai-nilai Al-Qur'an, katanya, dapat menjadi dasar dalam mencegah berbagai tindakan yang merusak lingkungan.

"Tema pelestarian lingkungan untuk menghindarkan diri dari sifat merusak seperti illegal logging dan illegal fishing," ujarnya.

Sementara itu, tema kerukunan umat beragama dinilai sangat sesuai dengan kondisi Papua yang dihuni masyarakat dari berbagai suku, agama, dan budaya.

"Kemudian tema kerukunan umat beragama, di Papua terdiri dari beragam suku dan beragam agama. Potensi konfliknya sangat terasa, namun hal tersebut dapat dicegah dengan saling menghormati perbedaan," kata Hasrudin.

Ia menambahkan, tantangan terbesar dalam penilaian KTIQ adalah melihat sejauh mana peserta mampu mengaitkan ayat-ayat Al-Qur'an dengan tema yang diangkat, termasuk menjelaskan tafsir dan asbabun nuzul secara tepat.

Meski demikian, ia menilai cabang KTIQ memiliki peran penting dalam menumbuhkan budaya riset di kalangan generasi muda.

"Rasa ingin tahu dan bertanya mengapa itu terjadi dapat menumbuhkan budaya meneliti di kalangan generasi muda," ujarnya.

Ia berharap melalui KTIQ, semakin banyak generasi Qur'ani di Papua yang memiliki kemampuan berpikir kritis, gemar melakukan penelitian, serta mampu menawarkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat berdasarkan nilai-nilai Al-Qur'an.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....