Ketua Majelis: Fahmil Al-Qur'an Latih Kerja Sama dan Wawasan Peserta
- 15 Jul 2026 18:55 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Musabaqah Fahmil Al-Qur'an (MFQ) pada Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Papua tidak hanya menguji kemampuan peserta memahami Al-Qur'an, tetapi juga melatih kerja sama tim, kemampuan berpikir cepat, serta penguasaan wawasan keislaman dan kebangsaan. Hal itu disampaikan Ketua Majelis Musabaqah Fahmil Al-Qur'an, Arif Rofiki, usai pelaksanaan babak penyisihan di Aula Insan Cendekia, Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu 15 Juli 2026.
Menurut Rofiki, peserta yang tampil dalam cabang Fahmil Al-Qur'an dituntut memiliki kemampuan yang lebih luas dibanding sekadar membaca Al-Qur'an.
"Kompetensi utama yang diuji itu yang pertama pemahaman Al-Qur'an dan hadis. Di dalamnya ada hafalan, terjemah, dan memahami kandungan ayat serta hadis," ujarnya.
Selain itu, lanjut Rofiki, peserta juga diuji melalui materi wawasan keislaman, bahasa Arab, bahasa Inggris, perhitungan faraidh dan zakat, hingga wawasan kebangsaan.
"Di dalamnya ada soal tentang ilmu fikih, sejarah kebudayaan Islam, ulumul Qur'an, ulumul hadis, kemudian kemampuan menerjemahkan ayat dalam bahasa Inggris maupun bahasa Arab, sampai soal moderasi beragama dan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan keagamaan," ucapnya.
Ia mengatakan, keberhasilan dalam cabang Fahmil Al-Qur'an juga sangat ditentukan oleh kekompakan setiap regu.
"Yang tidak kalah penting saat di arena adalah kemampuan komunikasi dan teamwork dalam satu kelompok. Harus ada pembagian peran yang jelas, siapa juru bicaranya, dan mampu berdiskusi dengan anggota tim sebelum memberikan jawaban," katanya.
Menurut Rofiki, pembelajaran melalui Fahmil Al-Qur'an diharapkan mampu mengubah cara pandang generasi muda terhadap pembelajaran agama.
"Melalui cabang Fahmil Qur'an ini, generasi muda diajak untuk tidak sekadar membaca Al-Qur'an, tetapi juga menggali pemahaman yang mendalam. Cabang ini membuktikan bahwa mempelajari Islam itu seru, dinamis, dan relevan," ujar dia.
Ia berharap pembinaan Fahmil Al-Qur'an terus diperkuat sehingga semakin banyak generasi muda Papua yang memiliki pemahaman keislaman yang baik sekaligus mampu berprestasi di tingkat nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....