Kakanwil : MTQ Harus Lahirkan Generasi Qur'ani yang Bijak Hadapi Era Digital
- 15 Jul 2026 09:36 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Pdt. Klemens Taran, menegaskan bahwa Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Papua tidak hanya bertujuan melahirkan para juara, tetapi juga membentuk generasi Qur'ani yang mampu menghadapi tantangan perkembangan teknologi dan era digital tanpa meninggalkan nilai-nilai Al-Qur'an.
Pesan tersebut disampaikan Klemens Taran saat memberikan sambutan pada pembukaan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Papua di Halaman Masjid Agung Al-Aqsha Sentani, Kabupaten Jayapura, yang tertulis dalam rilis Kemenag, Selasa 14 Juli 2026.
Menurut Klemens, MTQ merupakan media dakwah dan syiar Islam yang memiliki peran strategis dalam membumikan nilai-nilai Al-Qur'an di tengah kehidupan masyarakat Papua yang majemuk.
"MTQ bukan hanya ajang perlombaan membaca dan menghafal Al-Qur'an. MTQ adalah media dakwah dan syiar Islam yang bertujuan membumikan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," ujarnya.
Ia mengatakan keberhasilan penyelenggaraan MTQ tidak boleh hanya diukur dari lahirnya para juara di setiap cabang lomba. Lebih dari itu, MTQ harus mampu meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an sekaligus melahirkan generasi yang menjadikan ajaran Al-Qur'an sebagai pedoman hidup.
"Keberhasilan MTQ tidak hanya diukur dari siapa yang menjadi juara, tetapi dari tumbuhnya kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an serta lahirnya generasi Qur'ani yang berakhlak mulia, memiliki wawasan kebangsaan, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat," katanya.
Klemens menilai tantangan generasi muda saat ini semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi. Karena itu, pembinaan Al-Qur'an harus mampu menjawab perubahan zaman agar generasi muda tidak hanya cakap secara keagamaan, tetapi juga bijak dalam memanfaatkan teknologi.
"Generasi Qur'ani tidak cukup hanya mampu membaca dan menghafal Al-Qur'an, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan perubahan, bijak memanfaatkan teknologi, serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur'an sebagai pedoman dalam menyaring informasi, membangun etika digital, dan menghadirkan konten-konten yang membawa kedamaian, persaudaraan, serta kemaslahatan bagi masyarakat," kata dia.
Ia berharap semangat MTQ XXXI menjadi momentum memperkuat pembinaan Al-Qur'an di seluruh kabupaten dan kota di Papua sehingga mampu melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah.
MTQ XXXI Tingkat Provinsi Papua berlangsung pada 13–18 Juli 2026 di Kabupaten Jayapura dan diikuti kafilah dari delapan kabupaten dan kota. Selain menjadi ajang seleksi menuju MTQ tingkat nasional, kegiatan ini juga diharapkan semakin memperkuat syiar Islam, persaudaraan, dan pembinaan generasi Qur'ani di Tanah Papua.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....