Kawasan Produktif, Kementerian PKP Lakukan Gentengisasi di Menteng Tenggulun
- 25 Feb 2026 18:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Kawasan padat Menteng Tenggulun, yang berada di tengah kawasan elite ibu kota, mulai berbenah melalui program gentengisasi yang diinisiasi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Program ini menjadi langkah strategis untuk mengubah wajah permukiman padat menjadi hunian sehat sekaligus kawasan produktif berbasis ekonomi warga.
Penataan ini tidak hanya menyasar perbaikan fisik rumah tidak layak huni, tetapi juga pembenahan sanitasi serta lorong-lorong kawasan agar lebih tertib dan nyaman. Menteng Tenggulun pun disiapkan sebagai proyek percontohan “Kampung Gotong Royong” di Jakarta Pusat dengan konsep kolaborasi lintas sektor.
Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, Sri Haryati, menegaskan program ini melibatkan berbagai pihak mulai dari pemerintah daerah hingga sektor swasta. "Insya Allah nanti ada 52 rumah yang direnovasi menjadi layak huni," kata Sri, Rabu, 25 Februari 2026.
"Dari jumlah itu, 23 rumah milik pelaku UMKM yang rumahnya diperbaiki, dan 10 UMKM lain juga akan kami bina untuk pembiayaan. Semua pembiayaan renovasi rumah dan penataan lorong dilakukan melalui dana CSR secara gotong royong,” ujarnya menambahkan.
Sebanyak 52 rumah akan direnovasi secara bertahap dengan prioritas pada hunian yang masuk kategori tidak layak huni.
Dari jumlah tersebut, 23 rumah milik pelaku UMKM akan mendapatkan perhatian khusus karena diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi warga sekitar.
Selain renovasi rumah, program ini juga mencakup perbaikan lorong kawasan sebagai akses utama aktivitas warga.
Penataan tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, serta memiliki nilai estetika yang mendukung pengembangan kawasan.
Sebanyak 10 pelaku UMKM lainnya juga akan memperoleh pendampingan pembiayaan untuk memperkuat usaha mereka. Pendampingan tersebut melibatkan kelompok “Ladies Banker”, yakni profesional perempuan di sektor perbankan yang akan memberikan edukasi literasi keuangan dan kreativitas usaha.
Program ini turut menggandeng Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dunia perbankan, pelaku tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), hingga Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta. Kolaborasi tersebut memastikan penataan kawasan dilakukan secara terencana, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan warga.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga berkomitmen menata jalur serta koridor usaha warga agar lebih tertib dan menarik sebagai kawasan wisata kuliner berbasis UMKM. Dengan penataan tersebut, Menteng Tenggulun diharapkan memiliki identitas baru sebagai kampung produktif di tengah kawasan perkotaan.
Estimasi awal kebutuhan anggaran program ini mencapai sekitar Rp5 miliar yang bersumber dari dana CSR dan masih dalam tahap perhitungan. Pelaksanaan fisik dijadwalkan dimulai setelah Lebaran 2026 dengan target penyelesaian bertahap pada Juni hingga Juli 2026.
Sri Haryati menegaskan konsep utama program ini adalah membangun semangat gotong royong antara warga, pemerintah, dan dunia usaha. Transformasi Menteng Tenggulun diharapkan menjadi contoh bahwa kawasan padat pun dapat berbenah menjadi lingkungan sehat, tertib, dan berdaya ekonomi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....