Mendiktisaintek Dorong Dosen Muda Masuk Riset Global
- 02 Feb 2026 15:37 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mendorong keterlibatan lebih luas dosen-dosen muda dalam riset kelas dunia. Guna memperkuat daya saing perguruan tinggi Indonesia di tingkat global.
Menurutnya, penguatan talenta dan regenerasi akademik menjadi fondasi utama agar keunggulan akademik nasional dapat berkelanjutan. Khususnya di tengah persaingan global yang semakin ketat.
“Kebaruan riset yang menghadirkan terobosan penting. Atau breakthrough novelty research perlu ditingkatkan agar menghasilkan dampak signifikan,” ujar Brian Yuliarto dalam orasi ilmiah pada Sidang Terbuka Dies Natalis ke-76 Universitas Indonesia (UI) yang digelar secara daring di Jakarta, Senin, 2 Februari 2026.
Ia menekankan peningkatan jumlah mahasiswa doktor serta partisipasi aktif dosen muda dalam riset internasional merupakan kunci penting dalam mencetak ekosistem akademik yang kuat dan berdaya saing. Mendiktisaintek menegaskan bahwa kualitas riset dan publikasi berdampak tinggi harus terus diperkuat agar perguruan tinggi Indonesia mampu bersaing di kelas dunia.
Selain itu, para dosen, profesor, dan guru besar di perguruan tinggi unggul didorong untuk menggali topik riset yang memiliki keunikan sekaligus relevansi global. Ia menambahkan, kolaborasi dengan periset kelas dunia, profesor, dan laboratoris internasional harus diperluas, khususnya pada bidang-bidang unggulan seperti teknologi, sains, kesehatan, energi, dan keberlanjutan.
Brian juga menilai daya saing global perguruan tinggi tidak semata diukur dari jumlah mahasiswa asing yang dimiliki. Menurutnya, yang lebih penting adalah sejauh mana jejaring riset global dapat diperluas sehingga kualitas riset Indonesia semakin diakui dunia.
“Kehadiran guru besar perlu diperkuat dalam percakapan akademik global,” ucapnya. Ia mencontohkan UI yang harus semakin sering menjadi tuan rumah konferensi internasional bereputasi serta mendorong guru besarnya tampil sebagai pembicara kunci dalam forum ilmiah dunia.
Lebih lanjut, Mendiktisaintek menekankan pentingnya keterhubungan perguruan tinggi dengan dunia industri dan agenda pembangunan nasional. "Universitas kelas dunia adalah universitas yang risetnya digunakan, inovasinya diterapkan, dan lulusannya dipercaya menempati posisi-posisi strategis," katanya.
Untuk itu, Brian menegaskan Kemendiktisaintek berkomitmen hadir sebagai pengungkit ekosistem pendidikan tinggi, bukan sekadar regulator. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kebijakan pendanaan riset dan program kolaborasi agar perguruan tinggi unggulan di Indonesia dapat bergerak lebih cepat dan fokus menuju standar global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....