Jemaah Haji BTH 09 Bengkalis-Pekanbaru Rampungkan Tawaf Ifadhah dan Sa'i

  • 01 Jun 2026 20:28 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru — Kabar bahagia dan penuh rasa syukur datang dari Tanah Suci. Jemaah haji yang tergabung dalam Kloter BTH 09 (Bengkalis - Pekanbaru) dilaporkan telah menyelesaikan seluruh rangkaian inti ibadah haji, yakni Tawaf Ifadhah dan Sa'i. Momentum krusial ini berhasil dituntaskan secara keseluruhan tepat pada tanggal 15 Dzulhijjah 1447 H, yang bertepatan dengan Senin, 1 Juni 2026.

Dari total 442 jemaah yang berada di dalam kloter, mayoritas besar kini telah melepaskan sisa larangan ihram mereka setelah menyelesaikan rukun haji tersebut di Masjidil Haram.

Menyisakan Beberapa Jemaah karena Uzur Syar'i

Pembimbing Ibadah (Bimbad) Kloter BTH 09, H. Suryandi, Lc., M.A., mengonfirmasi bahwa pergerakan jemaah dalam menyelesaikan rukun ini berjalan dengan sangat baik dan terstruktur, meski dilakukan secara bertahap.

"Alhamdulillah, sekitar 442 jemaah yang tergabung dalam kloter sudah menyelesaikan Tawaf Ifadhah dan Sa'i. Hanya tinggal beberapa gelintir jemaah saja yang belum sempat menyelesaikan karena adanya uzur syar'i, faktor kesehatan, dan jemaah wanita yang sedang datang bulan. In sya' Allah, dalam satu hari ke depan mereka juga sudah memuntaskan Tawaf Ifadhah," jelas H. Suryandi, Lc., M.A. saat dikonfirmasi langsung.

Gotong Royong Dorong Kursi Roda dan Layanan Mobil Golf*

Tantangan fisik dalam melaksanakan tawaf dan sa'i bagi jemaah lanjut usia (lansia) dapat teratasi berkat tingginya rasa solidaritas antar jemaah. Jemaah lansia yang membutuhkan bantuan didorong menggunakan kursi roda secara bergantian oleh para pendamping dan anggota regu lainnya.

Selain itu, sebagian jemaah lansia dan risti juga memanfaatkan fasilitas mobil golf yang disediakan di Lantai 2 Masjidil Haram. Sinergi dan fasilitas ini membuat prosesi tawaf dan sa'i bagi kelompok rentan dapat diselesaikan dengan aman dan tanpa kendala berarti.

Inisiatif Transportasi Mandiri Jemaah*

Penyelesaian Tawaf Ifadhah ini dilakukan secara berangsur-angsur oleh masing-masing rombongan. Mengingat layanan Bus Shalawat baru beroperasi kembali secara normal pada tanggal 14 Dzulhijjah setelah fase Armuzna, jemaah BTH 09 menunjukkan kemandirian yang luar biasa.

Banyak di antara rombongan yang berinisiatif menggunakan transportasi alternatif, seperti taksi maupun angkutan umum lokal, untuk menuju Masjidil Haram dari pemondokan. Pola pergerakan mandiri yang terbagi dalam kelompok-kelompok kecil ini justru membuat kepadatan jemaah asal Riau tersebut terurai dengan baik saat menjalani prosesi ibadah.

Dengan selesainya Tawaf Ifadhah dan Sa'i ini, seluruh rangkaian wajib dan rukun haji jemaah BTH 09 telah terpenuhi. Atas izin Allah SWT, serta iringan doa yang tulus dari kaum muslimin—khususnya masyarakat Riau—seluruh jemaah kini berharap dapat kembali ke tanah air dengan selamat dan menyandang predikat haji yang mabrur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....