Jemaah Jombang Rampungkan Rangkaian Armuzna dengan Khidmat
- 31 Mei 2026 20:58 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang – Jemaah haji asal Kabupaten Jombang dilaporkan telah menyelesaikan rangkaian puncak ibadah haji yang meliputi wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, dan lempar jumrah di Mina (Armuzna). Pelaksanaan tahapan wajib haji tersebut berlangsung lancar tanpa kendala berarti, dengan kondisi jemaah secara umum tetap terpantau baik.
Keberhasilan menyelesaikan fase Armuzna menjadi salah satu tahapan penting dalam penyelenggaraan ibadah haji 2026. Ribuan jemaah dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Jombang, mengikuti seluruh proses sesuai jadwal yang telah ditetapkan otoritas penyelenggara haji di Arab Saudi.
Salah seorang jemaah Kloter SUB 63 asal Jombang, H. Zainul Arifin, mengaku bersyukur karena seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan lancar. Ia menilai pelayanan yang diberikan selama pelaksanaan Armuzna berjalan baik dan membantu jemaah menjalankan ibadah dengan lebih nyaman.
“Alhamdulillah seluruh tahapan Armuzna bisa kami ikuti dengan baik. Mulai dari transportasi, akomodasi, konsumsi hingga informasi yang diberikan kepada jemaah berjalan lancar. Pelayanan yang kami terima bahkan melebihi perkiraan kami sebelumnya,” ujarnya.
Menurut Zainul, dukungan petugas haji di lapangan juga membantu jemaah dalam menghadapi berbagai tantangan selama pelaksanaan puncak haji, terutama saat perpindahan dari satu lokasi ibadah ke lokasi lainnya yang melibatkan jutaan jemaah dari berbagai negara.
“Kami merasa sangat terbantu dengan pendampingan yang diberikan petugas. Semoga seluruh jemaah diberikan kesehatan dan memperoleh haji yang mabrur,” katanya.
Sementara itu, Ketua Kloter SUB 63 Kabupaten Jombang, Warso, menyampaikan bahwa seluruh tahapan ibadah yang dijalani jemaah dalam kelompoknya berlangsung sesuai rencana. Tidak terdapat hambatan signifikan yang mengganggu pelaksanaan ibadah selama fase Armuzna.
“Secara umum seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai jadwal. Jemaah dapat mengikuti tahapan ibadah dengan baik dan tidak ada kendala besar yang memengaruhi pelaksanaan di lapangan,” jelasanya.
Warso menjelaskan, koordinasi antara petugas kloter dan jemaah terus dilakukan selama pelaksanaan puncak haji. Langkah tersebut bertujuan memastikan seluruh anggota rombongan tetap terpantau dan mendapatkan layanan sesuai kebutuhan masing-masing.
| Baca juga: Jemaah Haji Kloter 60 dan 61 Tiba di Jombang |
Selain aspek pelayanan ibadah, perhatian juga diberikan pada kondisi kesehatan jemaah. Mengingat tingginya aktivitas fisik selama fase Armuzna, petugas kesehatan terus melakukan pemantauan terhadap jemaah, khususnya kelompok lanjut usia dan mereka yang memiliki riwayat penyakit tertentu.
Di samping itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jombang, Ilham Rohim, turut mengatakan seluruh jemaah asal Jombang telah mengikuti tahapan wajib haji sesuai ketentuan yang berlaku.
“Seluruh rangkaian wajib haji dapat dilaksanakan dengan baik. Jemaah mengikuti setiap tahapan sesuai jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh penyelenggara,” ujarnya.
Ilham menambahkan, hingga berakhirnya fase Armuzna, kondisi mayoritas jemaah asal Jombang masih dalam keadaan stabil. Petugas haji tetap melakukan pemantauan kesehatan secara berkala guna memastikan jemaah dapat menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah dengan aman.
“Secara umum kondisi jemaah cukup baik. Kami terus melakukan pengawasan dan pendampingan agar mereka dapat menjalani sisa rangkaian ibadah hingga proses kepulangan ke Tanah Air dengan lancar,” katanya.
Setelah menyelesaikan rangkaian Armuzna, para jemaah akan melanjutkan tahapan ibadah berikutnya di Makkah sebelum kembali ke Indonesia sesuai jadwal pemulangan yang telah ditetapkan. Pendampingan dari petugas kloter dan tenaga kesehatan akan terus dilakukan hingga seluruh jemaah kembali ke daerah asal masing-masing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....