Puncak Ibadah Haji, 1 Jemaah Magetan Terpaksa Badal Wukuf karena Sakit
- 26 Mei 2026 13:54 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Magetan - Satu jemaah haji asal Kabupaten Magetan terpaksa dibadalkan atau diwakilkan dalam pelaksanaan ibadah Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina) karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan mengikuti puncak ibadah haji secara langsung.
Jemaah tersebut yakni Akhmad Suryani bin Maolan (61), asal Kecamatan Ngariboyo, yang tergabung dalam kloter 20. Saat ini yang bersangkutan masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) pasca menjalani operasi gangguan pernapasan.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Magetan, Ida Dwi Martini, mengatakan keputusan badal Armuzna diambil karena kondisi jemaah belum memungkinkan untuk diberangkatkan menggunakan ambulans menuju Arafah.
“Pasien masih membutuhkan alat bantu rumah sakit sehingga tidak memungkinkan dibawa menggunakan ambulans untuk mengikuti rangkaian Armuzna,” ujar Ida Dwi Martini.
Menurutnya, pelaksanaan badal dilakukan agar hak ibadah jemaah tetap dapat terpenuhi meski dalam kondisi sakit. Adapun pelaksana badal dilakukan oleh Kyai Alifudin yang merupakan pembimbing ibadah sektor.
“Untuk pembadal sudah ditunjuk dari pembimbing ibadah sektor, sehingga proses ibadah Armuzna tetap bisa dilaksanakan atas nama jemaah yang sakit,” jelasnya.
Saat ini, lanjut Ida, proses wukuf pada 9 Dzulhijjah mulai berlangsung dan pihak Kemenhaj terus memantau perkembangan kondisi seluruh jemaah haji asal Magetan, termasuk yang menjalani perawatan di rumah sakit.
Selain itu, petugas juga mengantisipasi kemungkinan penerapan skema murur maupun tanazul bagi jemaah dengan kondisi tertentu. Murur merupakan skema jemaah tetap berada di kendaraan saat melintas di Muzdalifah tanpa turun, sedangkan tanazul merupakan pengaturan perjalanan pulang-pergi hotel prioritas bagi jemaah lansia atau kondisi tertentu saat Armuzna.
“Kami terus melakukan pemantauan terhadap kondisi jemaah, terutama yang memiliki risiko kesehatan selama puncak ibadah haji berlangsung,” pungkas Ida.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....