Nakes BTH 09 Gesa Pemeriksaan Jemaah, jelang Puncak Armuzna
- 25 Mei 2026 12:56 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru — Menjelang fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), Tim Kesehatan Haji Kloter BTH 09 (Bengkalis - Pekanbaru) bergerak cepat menggesa pemeriksaan kesehatan jemaah. Langkah antisipasi ini berfokus pada jemaah risiko tinggi (risti), lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, hingga jemaah dengan obesitas.
Pantauan di lapangan menunjukkan kesungguhan dan dedikasi tm dari tim medis. dr. Witri, didampingi perawat Nurlena beserta jajaran tenaga kesehatan (nakes) lainnya, menyisir satu per satu jemaah untuk memantau kestabilan tekanan darah (tensi) dan kadar gula darah. Pemeriksaan maraton ini dilakukan demi memastikan jemaah BTH 09 siap secara fisik menghadapi rintangan cuaca selama berada di Armuzna.
"Kami terus memantau ketat jemaah, khususnya kelompok risti dan lansia. Pesan kami selalu sama: jaga kondisi fisik, perhatikan makan dan minum, selalu pakai Alat Pelindung Diri (APD), dan tolong tidak keluar tenda jika tidak ada keperluan yang sangat mendesak," tegas dr. Witri saat memberikan arahan langsung kepada para jemaah, Senin.
Waspada Cuaca di Armuzna
Peringatan tegas dari tim nakes bukan tanpa alasan. Berdasarkan prakiraan cuaca, suhu di kawasan Armuzna bisa mencapai 48°C dan berpotensi melonjak hingga 50°C pada siang hari.
Demi keselamatan dan kelancaran ibadah, seluruh jemaah haji diimbau untuk mematuhi panduan kesehatan berikut:
* Hindari keluar tenda saat cuaca sedang sangat panas.
* Kurangi aktivitas fisik dan jangan berjalan jauh saat siang hari.
* Usahakan tetap berada di dalam tenda sebisa mungkin.
* Selalu gunakan payung jika terpaksa berada di luar tenda.
* Pakai masker dan Alat Pelindung Diri (APD) seperlunya.
* Minum air putih sedikit-sedikit tapi sering; jangan menunggu haus untuk minum.
* Tambahkan oralit atau cairan elektrolit bila perlu untuk mencegah dehidrasi.
* Makan teratur agar stamina tubuh tetap terjaga.
* Istirahat yang cukup dan jangan memaksakan diri dalam beribadah sunnah.
* Minum obat rutin dan vitamin sesuai anjuran dari dokter.
* Selalu ikuti arahan dari petugas kesehatan dan petugas haji di lapangan.
*Kenali Tanda Bahaya Dehidrasi dan Heat stroke
Tim kesehatan BTH 09 juga mengingatkan jemaah dan regunya untuk saling memantau kondisi satu sama lain. Jemaah diminta untuk segera mengenali alarm tubuh yang menandakan kondisi gawat darurat.
Jika Anda atau rekan jemaah mengalami pusing, lemas berat, mual, muntah, sesak napas, atau tubuh tiba-tiba tidak berkeringat di tengah cuaca panas, segera kepada petugas kesehatan terdekat.
Persiapan yang matang dan kepatuhan terhadap arahan tim medis menjadi kunci utama agar seluruh jemaah haji, khususnya dari BTH 09, dapat menyelesaikan rangkaian puncak haji di Armuzna dengan sehat dan selamat.
Tentunya dengan memohon kepada Allah swt menyelesaikan rangkaian ibadah haji dengan selamat, dan mabrur. Mohon doa dari masyarakat Riau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....