Satu Jemaah Haji Magetan Masih Dirawat di Rumah Sakit Jelang Puncak Armuzna
- 22 Mei 2026 20:16 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Magetan - Satu jemaah haji asal Kabupaten Magetan hingga kini masih menjalani perawatan di rumah sakit menjelang pelaksanaan puncak ibadah haji di Armuzna. Jemaah atasnama Ahmad Suryani (61) warga Kecamatan Ngariboyo yang tergabung dalam Kloter 20.
Kepala Kantor Kemenhaj Magetan, Ida Dwi Martini, mengatakan kondisi jemaah tersebut masih dalam pemantauan dokter kloter karena sebelumnya menjalani operasi saluran pernapasan.
“Memang di Kloter 20 ada satu jamaah yang masih opname di rumah sakit dan itu perlu perhatian khusus,” ujarnya, Jumat (22/5/2026).
Jemaah tersebut kemdimungkingkan tidak dapat mengikuti rangkaian puncak haji mulai Wuquf di Arafah, mabit di Muzdalifah hingga Jamarat atau lempar jumrah di Mina (Armuzna) secara langsung apabila hingga waktu pelaksanaan kondisinya belum memungkinkan untuk keluar dari rumah sakit.
Petugas haji telah menyiapkan mekanisme tanazul maupun badal ibadah untuk memastikan hak ibadah jemaah tetap terpenuhi.
“Jika nanti saat Armuzna beliau masih belum diizinkan keluar rumah sakit, maka akan ditanazulkan atau dibadalkan untuk pelaksanaan Armuznanya,” kata Ida.
Ida menjelaskan kemungkinan badal tersebut karena jemaah masih memerlukan sejumlah alat medis yang tidak memungkinkan dipasang didalam ambulan apabila terpaksa harus mengikuti Armuzna
“Banyak alat medis di tubuh beliau, kemungkinan badal haji nanti oleh petugas Kemenhaj yang ada di sana (Red:Tanah suci),” bebernya.
Ida memastikan Kemenhaj Magetan terus melakukan pemantauan terhadap jemaah lanjut usia maupun kategori risiko tinggi menjelang puncak haji. Pemantauan dilakukan bersama petugas kloter untuk memastikan kondisi kesehatan jemaah tetap terjaga selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Jemaah haji Kabupaten Magetan yang diberangkatkan tahun ini sebanyak 548 orang. Jumlah tersebut sudah final dan tidak ada lagi jemaah cadangan yang naik status. Tergabung dalam 6 kloter baik utuh maupun gabungan dengan daerah lain, yakni kloter 20, 21, 22, 41, 62 dan 63.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....